KLISE [Part 3]

klise 8 copy

Another Update for Today.

KEEP READING.

******

=Airport, Incheon=

Yuri mengetuk-ngetukkan sepatu boots coklat nya di atas lantai airport. Ia kini berada di ruang tunggu VVIP bersama 3 orang wanita lainnya. Pagi pagi buta tadi ia menerima pesan dari MyungSoo bahwa ia harus ada di airport secara terpisah dari Klise. Dan yuri hanya mengiyakan malas. Karena beberapa hari yang lalu, saat pemilihan 4 orang fans beruntung itu, ia dipaksa oleh pemilik acara variety show itu untuk menandatangani kontrak selama 2 hari untuk shooting di Bali. Sebelumnya yuri sempat menolak dengan alasan yang ia buat-buat, namun keputusan yang di ambil secara live di depan kamera dan seluruh TV nasional, membuatnya tidak mempunyai pilihan.

“kau kwon yuri?. aku Lee Sun Kyu. Senang berkenalan denganmu”, seorang wanita cute dengan busana pink yang menyala mengulurkan tangannya pada yuri. yuri membalasnya dengan anggukan dan uluran tangannya. Kemudian Sun Kyu duduk di sebelah yuri, mengajaknya mengobrol ringan.

“sudah berapa lama kau menyukai Klise?”, yuri terlihat bingung, ia bukan fans Klise. Tapi dia setidaknya harus sedikit berbohong pada wanita ini.

“b-baru baru ini, sekitar 3 bulan terakhir”, jawab yuri asal.

jinjja? Kau sangat beruntung kalau begitu. Jiyeon dan Nicole adalah penggemar berat sejak mereka debut. Dan aku sudah 1 tahun terakhir”, sahut Sun Kyu ramah. Yuri hanya tersenyum tipis. Dilihatnya dua wanita yang sedang mengotak atik ponsel nya. yuri baru sadar bahwa sejak bertemu muka dengan wanita wanita itu, ia sama sekali belum berinteraksi dengan mereka.

“apa kau akan bersama Luhan?”, yuri mengalihkan pembicaraan dan tidak disangka Jiyeon menoleh ke arahnya, kemudian tersenyum lebar.

“aku dan jiyeon akan bersama Luhan. Kau beruntung bersama Myungsoo. Di antara kita ber empat, hanya jiyeon sepertinya yang benar benar menyukai Luhan. Aku mengidolakan myungsoo sebenarnya. Hehe” Sun Kyu menjelaskan. Jiyeon terlihat berjalan mendekati yuri dan mengulurkan tangannya.

“aku Park Ji Yeon”, yuri membalasnya dan memperkenalkan namanya. Kemudian Jiyeon duduk di sebelah sun kyu dan menjelaskan segala sesuatu tentang Luhan yang ia sukai. Yuri menjadi pendengar di antara mereka. sesekali ia mendengar sun kyu menyela pembicaraan jiyeon dengan mengatakan apa yang ia sukai dari myungsoo, jiyeon akan membalasnya dan mulailah perdebatan lucu di antara mereka. yuri hanya menggeleng.

Ia tidak sengaja mendapati tatapan nicole padanya. Yuri berusaha tersenyu, nicole tidak membalasnya dan sibuk dengan telepon yang diterimanya.

“maaf, nona-nona, pesawat sudah siap. Silakan ikuti kami”, seorang awak bandara datang dan memandu 4 wanita dengan beberapa bawaannya itu ke bagasi. Yuri menaruh kopernya di sana. ia melewati beberapa pemeriksaan sesuai prosedur di bandara, dan akhirnya masuk ke dalam sebuah pesawat ukuran kecil.

Ia bisa melihat pesawat itu di desain seperti menyambut hari valentine. Serba pink dan cerah. Ia mengambil duduk di dekat jendela dan menghembuskan napasnya. Nicole duduk di kursi di seberangnya. Jiyeon dan sunkyu secara bersebelahan duduk di kursi di depan yuri. yuri merasa aneh pada Nicole, ia sepertinya adalah pribadi yang cenderung pendiam dan misterius.

Tidak lama jiyeon terpekik. Yuri melihat mata jiyeon terpaku di satu titik. Ia melihat titik fokus jiyeon, Luhan dan Myungsoo ada di sana.  memakai setelah santai dan celana jeans yang pendek. Myungso mengenakan kacamata hitam. Di belakang mereka ada sebuah kamera. Sutradara mengumumkan bahwa ia akan memulai acara ini dengan shoot di dalam pesawat. Mereka akan memainkan sebuah game dimana pemenangnya akan duduk bersebelahan dengan anggota Klise. Dan itu artinya mereka ber empat harus bersaing.

“pertanyaan nya tidak susah, kalian hanya perlu menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota Klise. Setiap member akan melontarkan 5 pertanyaan. Dan siapapun yang terbanyak menjawab, akan mendapatkan tempat duduk di sebelah myungsoo atau Luhan di ruangan VVIP, kalian siap?”

“ne~” suara Jiyeon dan Sunkyu terdengar paling keras di antara mereka. pertama adalah Luhan yang melontarkan pertanyaan. Yuri mencoba menjawab agar tidak terkesan bahwa ia tidak begitu berminat. Namun semua jawaban yuri salah. Ia mencoba 2 dari 5 pertanyaan Luhan tapi semuanya salah. Akhirnya Park Ji Yeon keluar sebagai pemenang dan berhak mendapatkan tempat duduk dari Luhan. Sun Kyu yang mendapatkan 2 jawaban benar, merasa kecewa. Sedangkan Nicole tidak menjawab pertanyaan dari Luhan karena sepertinya ia tidak tertarik.

Selanjutnya Myung Soo. Ia berdehem dan menatap 3 orang wanita tersisa di depannya. Karena jiyeon sudah bersama Luhan masuk ke ruang duduk VVIP seat.

“Aku tidak akan bertanya macam-macam. Kuharap kalian semua menjawabnya dengan benar. Pertama, apa makanan kesukaanku?”, yuri menggigit bibirnya. Ia melipat tangannya dan menunjukkan rasa tidak tertarik. Lagipula ia tidak berniat menjawab pertanyaan myungsoo, dan ia pun sebenarnya tidak tahu apa makanan kesukaan myungsoo.

Sun Kyu dan Nicole mengangkat tangannya, Myungsoo dengan tatapan kesal menatap yuri. namun pandangan yuri tidak ada di matanya. Yuri terlihat memasang ekspresi tidak peduli padanya. Myungsoo dengan berat hari mempersilakan Nicole yang pertama kali mengangkat tangannya untuk menjawab.

jajangmyeon” jawab Nicole. Sebenarnya jawaban Nicole sudah sangat tepat, terlihat dari ekspresi Sun Kyu yang kecewa karena mungkin ia akan menjawab kalimat yang sama. Yuri terlihat selesai dari ketidakpeduliannya dan tidak sengaja pandangan matanya berhadapan langsung dengan myungsoo. Myungsoo terlihat membelalakkan matanya pertanda ancaman, dan yuri menggigit bibirnya.

deng… salah” sahut myungsoo berbohong. Sun Kyu dan Nicole terlihat kebingungan, tapi Sun Kyu mengangkat tangannya kembali, Myungsoo memperhatikan yuri, ia kembali membelalakkan mata pada yuri sambil membagi pandangan kau-harus-mengangkat-tanganmu nya. yuri menelan ludah. Namun Myungsoo mempersilakan Sun Kyu untuk menjawab.

Bibimbap?”

deng… salah” sahut Myungsoo. Kemudian Sun kyu mengangkat tangannya kembali, namun ia kalah cepat dengan yuri. yuri tidak tahu apa yang membuatnya mengangkat tangan. Namun ia hanya melakukannya setelah beberapa kali myungsoo melotot padanya.

Myungsoo mempersilakan yuri bicara. Yuri sebenarnya tidak tahu menahu apa makanan yang disukai Myungsoo, jadi ia asal saja menyebut nama makanan yang terlintas di otaknya.

“Ramen Instan?”, Myungso tertegun, dari sekian banyak makanan normal lainnya, yuri memilih ramen instan?. Myungsoo sebenarnya tidak pernah memakan makanan ini ketika ia memang benar benar tidak menginginkannya. Tapi lidahnya kelu. Ia tidak bisa mengatakan ‘salah’ pada jawaban yuri. sesuatu mendorongnya mengatakan sebaliknya.

“Benar !” sahut Myungsoo. Yuri menutup mulutnya tidak percaya. Ia yakin dirinya hanya asal menjawab, namun jawaban yang dipilihnya secara random membawanya pada nilai 1 poin dari Myungsoo. Sun Kyu menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil bergumam kecil pada dirinya sendiri.

“kurasa semua media mengatakan bahwa Myungsoo penyuka jajangmyeon. Apa mereka salah?”

Myungsoo memberikan pertanyaan kedua tentang apa yang ia lakukan di waktu senggangnya. SunKyu menjawab ‘bermain futsal’ namun myungsoo menyalahkan jawaban itu. nicole mengatakan ‘bermain baseball’ tapi myungsoo kembali menyalahkan jawabannya walaupun yang dikatakan mereka adalah kebenaran. Myungsoo malah membenarkan jawaban yuri yang mengatakan ‘Membersihkan Toilet’. Myungsoo tidak tahu apa yang dia lakukan dengan membenarkan jawaban yang dilontarkan yuri. tapi dia hanya melakukannya. Dia ingin yuri menang dalam game ini walaupun semua jawaban yuri adalah salah.

“ini aneh, aku tidak tahu myungsoo oppa serajin itu”, sunkyu menggaruk garuk kepalanya sambil bergumam pada dirinya sendiri. Yuri terlihat bingung. Ia tidak mengira bagaimana bisa Myungsoo membersihkan Toilet pada waktu luangnya. Sedangkan kamarnya saja sudah seperti kapal hancur.

Pertanyaan ke tiga dan ke empat di benarkan jawabannya oleh Nicole, sehingga tidak ada kesempatan lagi untuk Sun Kyu. Kini hanya yuri dan nicole yang beradu nasib di satu pertanyaan terakhir. Nicole terlihat antusias. Tapi yuri sebenarnya sangat malas. Jika bisa, ia hanya tinggal menyerahkan nicole menjawab pertanyaan terakhir dari Myungsoo.

“kapan pertama kali aku melakukan first kiss?”, Nicole mengangkat tangannya, myungsoo mempersilakan Nicole bicara.

“Kau pernah bercerita bahwa adegan kiss scene di dalam MV Lose milik Klise adalah first kiss scene mu, jawabanku, Tahun 2009 saat MV itu rilis” yuri tertegun mendengar jawaban Nicole. Bahkan seorang fans fanatik menghapal semuanya hingga sedetail itu. dan lagi Sun Kyu terlihat mengangguk dan setuju dengan jawaban Nicole. Yuri bernapas lega, mungkin jawaban nicole benar, sehingga dia tidak perlu menjawabnya.

“baik, aku simpan jawabanmu. Karena ini adalah games, aku akan mendengarkan jawaban dan pendapat dari yuri, dan aku akan memutuskan mana yang paling benar.” Myungsoo seperti bisa membaca pikiran yuri. yuri yang sedang bersantai dan mengurungkan niat untuk menjawab, akhirnya tidak berkutik. Ia harus tetap memutar otaknya mencari jawaban atas pertanyaan Myungsoo. Lagi lagi apa yang ada di otaknya dilontarkannya dengan asal.

“jika yang dimaksud first kiss mu adalah di dunia nyata, mungkin kau melakukannya saat SMA” yuri menjawab asal. Dan tiba tiba Myungsoo mengumumkan bahwa jawaban yuri benar. Dan yuri harus duduk bersama dengan Myungsoo di dalam ruang VVIP. Sunkyu dan Nicole terlihat sangat gloomy dan kecewa berat. Mereka kalah dari jawaban absurd dan random yang dilontarkan oleh newbie fans. Mereka merasa sangat lemas.

Myungsoo duduk di dekat jendela, sementara Yuri di sebelahnya. Ia duduk berhadapan dengan Luhan dan Jiyeon. Di tengah tengah mereka ada satu meja kecil yang di hiasi dengan makanan dan kue kue lucu di atasnya. Ada juga beberapa botol sampanye berpita di sana. Jiyeon masih di bawah umur, dan dia tidak diperbolehkan meminum sampanye itu. sedangkan yuri, ia alergi pada minuman beralkohol sejak kecil.

“yuri-shi, kau mau ini?” Luhan menawarkan satu gelas sampanye kecil pada yuri. yuri menggelengkan kepala.

“aku alergi pada alkohol. Aku akan menjadi orang gila jika sedikit saja meminumnya, jinjja”, Luhan mengangguk.

eonni, kau mengalahkan yang lain dalam games ini? aku kira Nicole eonni yang akan menang, aku tidak tahu kau sebegitu fanatik nya dengan Klise walaupun kau baru menjadi fans..” kalimat Jiyeon membuat Luhan sedikit tertawa hingga ia membatalkan sampanye yang baru saja akan diminumnya. Luhan tertawa geli karena ia sebenarnya tahu apa yang terjadi pada yuri dan Klise.

Myungsoo menatap Luhan. Terganggu.

“aku rasa aku perlu ke toilet” sahut Luhan sambil menggenggam perutnya

“aku juga”, yuri menyusul luhan yang sudah berdiri. Mereka sama sama berjalan menuju toilet. Myungsoo memandangi punggung yuri dan Luhan yang perlahan menjauh. Ada rasa tidak enak menghinggapi hatinya sehingga membuat otaknya tidak fokus. Ia biasanya tidak pernah seperti ini. tapi perasaan itu semakin mengganggu ketika luhan dan yuri benar benar lenyap dari pandangan dirinya.

Yuri masuk ke dalam toilet wanita dan menatap dirinya di cermin setelah membasuh kedua tangannya. Ia mengeluh pada pantulan dirinya sendiri di cermin.

“yuri-shi, kau seharusnya ada di rumah bersama bantal dan guling yang empuk dan bulgogi buatan eomma yang masih hangat, jika kau tidak pernah bertemu dengan Myungsoo”

Tiba tiba pintu toilet diketuk dari luar, yuri membukanya dengan cepat, dan ia melihat myungsoo berdiri di sana.

“apa kau mati di dalam? Kenapa kau terlalu lama?”, yuri tidak segera menjawab. Ia yakin ia hanya membasuh tangan dan sempat bercermin sebentar. Ini bahkan kurang dari lima menit. Dan myungsoo berteriak padanya seperti orang gila, berkomentar tentang lama nya ia berada di toilet.

“ini bahkan belum ada 5 menit, bodoh. Kau ini kenapa? Tenang saja, aku tidak akan kabur darimu dan dari kontrak itu. aku tidak bodoh untuk melompat dari pesawat ini hanya untuk menghindarimu”, yuri segera berlalu dan meninggalkan myungsoo di sana. Myungsoo menarik tangan yuri, dan membawanya ke hadapan dirinya seperti semula.

“jangan pernah membicarakan kontrak itu di depan umum seperti ini” myungsoo berbisik di telinga yuri, yuri langsung menutup mulutnya. Ia mengangguk pelan. Myungsoo perlahan pergi kembali ke tempat duduknya. Dan yuri ada dibelakangnya. Sementara Luhan, tidak lama, keluar dari Toiletnya sambil membenarkan posisi kemejanya. Kemudian menyusul yuri dan myungsoo kembali ke ruangan mereka.

Tidak jauh dari toilet itu, ada Nicole yang berdiri dengan terpaku. Mendengarkan semua kejadian yang ada disana. Ia mendengarkan bagaimana yuri mengatakan soal kontrak dan bagaimana myungsoo bereaksi terhadapnya. Ia kemudian mengurungkan niatnya untuk mengunjungi Jiyeon seperti rencananya semula. Ia kembali ke tempat duduknya, gelisah dan gembira di saat yang bersamaan.

=======================================

=Bali, first day=

Setting pertama untuk dating with star adalah di sebuah pantai jernih dengan pemandangan indah di Kuta. Mereka kembali bermain games yang disiapkan oleh tim produksi. Games ini dimainkan berpasang-pasangan. Games tradisional dari penduduk lokal, beradu cepat dengan sandal bakiak yang berisi tiga orang.

Jadi tiga orang akan memakai sandal kayu panjang yang sama, dan berjalan menyamakan langkah mereka. sementara tim tiga orang lainnya akan melakukan hal yang sama dan adu cepat mencapai garis finish.

Yuri, Myungsoo dan Nicole berada dalam satu Tim, dan mereka harus menelan kekalahan dari tim Luhan, Jiyeon dan SunKyu. Tim yang kalah, harus dihukum. Dan mereka memberi hukuman aneh pada Tim itu. Yuri, Myungsoo dan Nicole harus berkeliling pantai dan bersalaman dengan semua orang yang ada di sana.

Meskipun itu agak aneh dan berat, namun yuri menikmatinya. Ia menghitung setidaknya ada 100 orang lokal dan turis yang ia ajak berjabat tangan. Bahkan beberapa anak kecil sempat diciumnya. Dan yang lebih menyenangkan lagi, ketika ia bersalaman dengan ahjumma dan beberapa turis wanita yang telah memasuki usia 40 an, ia selalu dipuji tentang kecantikannya.

Kulit hitam manis, dan wajah yang selalu tersenyum, membuat yuri banjir pujian dan membuat iri beberapa turis muda yang lain.

you are beautiful” sahuut seorang ahjumma terakhir yang ia salami. Yuri tersenyum dan berkata terima kasih pada ahjumma itu. ia loncat kegirangan setelah misi nya selesai. Myungsoo ada di sana memperhatikannya dari ujung kepala sampai ujung kaki.

wae?” ucap yuri galak pada Myungsoo. Ekspresi bahagia nya berubah menjadi kecut dan masam.

you are beautiful. Your skin is good. Your face is gogeous i am envy of you. Kau bahagia karena itu?” Myungsoo terlihat mencibir yuri. yuri memajukan bibirnya dan memiringkan kepalanya. Ia juga menyipitkan matanya karena matahari yang semakin tinggi di ufuk timur. Yuri menggoyangkan kakinya dan melemparkan pasir dengan kakinya ke kaki myungsoo. Kemudian ia berlari ke arah Luhan dan yang lainnya menunggu.

aish~ jinjja—“ Myungsoo baru saja akan berlari mengejar yuri, namun ia melihat Nicole berjalan kecil ke arahnya. Dan ia mengurungkan niatnya. Ia berjalan kembali pada Luhan dan yang lain dengan Nicole di sebelahnya.

Shooting pun berakhir. Mereka kembali ke cottage masing-masing, membersihkan diri dan bersiap untuk shooting pada malam harinya di pinggir sebuah kolam renang. Shooting nya seharusnya adalah dinner. Dan Myungsoo akan dinner dengan salah satu wanita dari 4 wanita yang ada di sana. seperti biasa, para wanita itu akan melakukan games kecil. yang kalah diperkenankan makan malam dengan staff dan kru produksi.

Myungsoo mengirimkan sebuah pesan pada yuri.

To : Slave

Ku harap kau menang dalam games nanti malam. Tidak sulit

Yuri membaca pesan di ponselnya dengan terkekeh. Pria ini benar benar ingin aku menjadi pembantunya dimanapun.

=Malam harinya=

Games malam itu adalah permainan dengan menggunakan sebuah meja kayu dan tutup botol. Ada satu meja kayu yang di atasnya di jejerkan 3 tutup botol dalam keadaan tertutup. Yang harus perserta lakukan adalah memukul mukul meja kayu itu sampai 3 tutup botol itu terbuka secara bersamaan. Tapi mereka hanya diberi kesempatan memukul meja sebanyak 2 kali. dan melakukannya secara bergantian. Yuri ada di urutan ke dua setelah Sun Kyu. Sun Kyu mencoba nya pertama kali, dan ia hanya membalikkan satu buah tutup botol. Sedangkan dua laginya gagal. Di percobaan yang keduanya, dua tutup botol berhasil terbuka, namun tutup botol yang pertama kali terbuka di percobaan pertama, kembali menutup karena goncangan yang diterimanya. Sun Kyu gagal.

Giliran yuri, yuri adalah seorang wanita yang atletis. Ia penggila olahraga, terutama baseball. Di percobaan yang pertama pada games itu, ia berhasil membuka dua tutup botol. Jika dipercobaan yang kedua ia membuka setidaknya satu tutup botol dengan tidak membuat dua tutup botol yang lain kembali tertutup, yuri akan keluar sebagai pemenang.

Yuri menarik napasnya. Ia terlihat tegang. Dilihatnya wajah myungsoo sekilas, lalu yuri segera fokus kembali. Untuk apa aku memandang wajah namja itu?.

Ia memukulkan telapak tangannya pada meja kayu itu. dua tutup botol bergerak. Yang satu terbuka. Dan yang satu lagi masih bergerak berputar. Jika tutup botol itu jatuh dalam posisi tertutup, maka yuri akan kalah dan harus menunggu putaran selanjutnya.

Tutup botol itu masih berputar seperti gasing di atas meja, dan jatuh dengan posisi terbuka. Dan itu membuat yuri kegirangan. Bukan gembira karena ia bisa dinner dengan salah satu dari member Klise. Tapi ia gembira karena ia berhasil dalam games itu. yuri adalah orang yang kompetitif dan tidak bisa menerima kekalahan. Dan ini adalah hasil membanggakan.

Pada akhirnya hanya yuri dan nicole yang keluar sebagai pemenang. Yuri sebagai pemenang pertama, harus memilih dengan siapa dia akan dinner. Tapi sebelumnya yuri dan nicole akan masuk ke dalam ruangan khusus untuk dipakaikan busana dan make up.

Yuri sudah di sana, memakain gaun hitam mini yang pas di badannya, dan membuatnya terlihat seksi. Bahunya terbuka, rambutnya jatuh tergerai di samping. Rambutnya menjadi sedikit bergelombang dan curly. Yuri bisa merasakan kalung yang dingin yang ada di lehernya. Serta sepatu high heel berwarna hitam yang mewahnya sama dengan baju yang dipakainya. Sedangkan Nicole adalah kebalikannya. Ia memakai gaun putih mini dengan lengan panjang. Namun bagian bahunya terbuat dari brukat dan menampilkan dengan jelas bahu dan punggungnya. Nicole menjadi lebih seksi dan menggoda dengan baju itu.

“aku tidak nyaman dengan gaun ini”, keluh yuri ketika melihat punggungnya sedikit terbuka karena desain baju yang dipakainya. Terlebih lagi, jika ia duduk, gaun hitam mini itu akan semakin mengekspos pahanya.

Nicole hanya tersenyum sambil membenarkan tata rias di wajahnya. Ia menaruh bedak nya di depan meja rias, dan berjalan mendekati yuri membenarkan posisi rambutnya. Nicole berbisik.

“aku tahu tentang kontrakmu, sebaiknya kau berhati-hati—“, yuri membelalakkan matanya, namun ia tidak segera menunjukkan ekspresi kekagetannya pada Nicole. Yuri lebih memilih berakting.

“kontrak apa yang kau maksud?”

“jangan berpura pura bodoh. Aku tahu. Sebaiknya kau tidak memilih Myungsoo nanti. Karena aku yang akan dinner bersamanya”

Nicole meletakkan rambut spiral yuri di bahu yuri, ia kemudian berjalan menjauh dari yuri karena nama mereka sudah dipanggil oleh tim produksi. Yuri masih shock di sana. perasaannya menjadi sangat tidak tenang. Satu sisi ia penasaran bagaimana Nicole bisa mengetahuinya, namun sisi yang paling merisaukan adalah, bagaimana Nicole menyerangnya dan menekannya dengan menggunakan kontrak itu sebagai senjatanya.

Ini tidak bagus yuri. ini tidak bagus. Kau harus lebih berhati-hati pada wanita itu.

Yuri bergegas menyusul Nicole. Ia bisa melihat di depan ruangan mereka ada Myungsoo dan Luhan yang tampil memukau dengan Tuxedo Hitam dan Putih yang mereka pakai. Luhan dengan putih dan Myungsoo dengan Hitam.

annyeong” sapa Nicole dengan nada yang dibuat-buat pada Myung Soo. Myungsoo menunduk dan tersenyum singkat, namun tatapan matanya melekat pada satu orang wanita dengan gaun hitam mini di belakang Nicole. Myung soo tertegun dengan bagaimana yuri berjalan dengan pelan.

“yuri-shi, kau sangat cantik”, Luhan memuji yuri, dan menyadarkan yuri dari lamunannya. Ia sempatt tidak menyadari bahwa Myungsoo dan Luhan memperhatikannya dari ujung kepala sampai kaki. Kemudian ia menunduk malu, menghindari tatapan luhan dan myung soo padanya.

gomawo”

“wah yuri eonni. Kau sangat cantik”, Sun kyu yang ada tidak jauh dari mereka berlari ke arah yuri dan mengagumi rupa dan busana yuri. sedangkan Jiyeon masih terpana dengan Luhan. Nicole merasa terganggu, kemudian ia berdehem dan mengingatkan semua orang di sana agar segera memulai acara.

Yuri berjalan perlahan. Hatinya masih gelisah. Ia takut satu kejadian buruk akan menimpanya. Nicole adalah orang yang misterius, hingga ia tidak bisa menebak, yang dikatakannya benar atau hanya gertakan belaka. Yuri melamun sambil berjalan, dan karena itu, ia tidak melihat kabel kamera yang ada di depannya dan tidak sengaja, kakinya tersangkut di sana. badan yuri limbung dan dia hampir jatuh. Luhan yang ada di belakangnya, menyambut tangan yuri dan membawa tubuh yuri ke dalam tangannya. Mencegah yuri dari sentuhan lantai. Posisi Luhan saat ini sangat mengundang kontroversi. Karena kejadian tidak terduga itu, kini wajah ia dan yuri hanya berjarak kurang dari satu senti saja. Mereka tidak bersentuhan wajah satu sama lain. Tapi karena rambut Luhan yang menutupi angle kamera, sehingga siapapun menebak secara sekilas bahwa mereka sedang berciuman.

Tidak terkecuali Myungsoo yang ada di belakangnya. tubuhnya mematung. Matanya masih menatap Luhan dan seorang wanita bergaun hitam di depannya yang melakukan satu adegan tidak terduga. Ketika Luhan kembali mengangkat yuri dan melepaskan tangannya dari tubuh yuri, keringat dingin mulai bercucuran dari pelipis Myungsoo. Itu membuatnya sesak napas. Dan Myungsoo secara refleks menggenggam tangan Nicole yang ada di sebelahnya. Nicole kaget untuk beberapa detik, dan mulai membalas genggaman tangan Myungsoo.

Myungsoo semakin geram dan genggaman itu semakin kuat. Membuat Nicole merintih kesakitan.

oppa, ini sakit” sahut Nicole. Myungsoo melepaskannya sambil berdehem. Di depannya yuri dan luhan sudah berjalan seperti biasa, menuruni tangga. Couple malam ini sudah ditentukan. Dan Yuri berpasangan dengan Luhan atas permintaan dari produser setelah melihat adegan heboh baru saja. Dan Myung soo terpaksa harus bersama dengan Nicole, walaupun jauh di dalam lubuk hatinya. Ia menginginkan satu dinner  dengan yuri.

Dua pasangan itu dipisahkan dalam ruangan yang berbeda. Ini benar benar seperti dating. Yuri duduk berhadapan dengan Luhan, di tengah tengah mereka ada meja kecil dengan lilin yang temaram berkedap kedip di depannya. Alunan musik jazz dan suasana yang classy-retro, menjadikan suasana malam itu begitu romantis.

Yuri tidak bisa mengelakkan bahwa pria yang ada di depannya saat ini adalah pria idamannya. Ia sama sekali tidak menyangka akan kembali bersama pria ini berdua saja. Tanpa myungsoo tentunya. Tapi perasaan gelisah masih lebih menguasai dirinya. Ia tiba tiba berpikir tentang Myungsoo. Yuri membayangkan wajah myungsoo yang mungkin akan marah dan kesal.

“yuri-shi, kau melamun?”, yuri terkesiap.

“ah~ tidak— aku.. gugup”

“gugup? Tentang?”

“tentang…. tentang…. dinner ini mungkin…”

Luhan tertawa, kemudian menyiapkan satu gelas air putih pada yuri, dan yuri meminumnya.

“itu untuk mengurangi kegugupan mu”, sahut Luhan hangat. Mereka berbincang bincang panjang lebar sehingga yuri bisa sedikit rileks dengan keadaan mereka. wajah luhan dan sikapnya, membuatnya sedikit lebih baik. Walaupun bayang-bayang wajah nicole dan myungsoo berputar di dalam otaknya.

Mereka makan dan minum dengan penuh canda. Walaupun semua tawa yuri terkesan dipaksakan. Tapi setidaknya yuri berusaha untuk tertawa. Bagaimanapun ia dan luhan ada di dalam kamera saat ini. setidaknya, harus melakukan apa yang penonton inginkan.

Tepat pukul 11 malam, shooting berakhir. Dan yuri berjalan lemas melewati sebuah dermaga kayu menuju cottage nya. ia membuka kunci kamar cottage nya dan menemukan pintu sudah terbuka. Yuri sedikit kaget dan langsung menerobos masuk ke dalam cottage itu memeriksa barang barangnya. Tapi tidak ada yang hilang dari sana. kemudian ia mendengar suara pintu kamar mandinya terbuka. Dan melihat Myungsoo dengan rambut basah dan handuk di kepalanya keluar dari sana.

“KAU?”, yuri tidak tahu lagi harus melakukan apa untuk mewakili rasa kagetnya. Myungsoo ada di kamarnya, dan ia dengan santainya mandi dengan kamar mandi milik yuri. yuri tergopoh gopoh keluar dari cottage dan memeriksa nomor cottage nya. 234. Benar nomor cottage miliknya. Tapi kenapa Myungsoo ada di sana? kenapa Myungso bisa masuk ke dalam cottage  miliknya.

“i-ini bukan cottage mu. Apa yang kau lakukan di sini?”, myungsoo berjalan santai, melempar handuknya ke sembarang tempat dan duduk di sebuah sofa empuk. Tangannya di rentangkan, kakinya di tumpan tindihkan.

“aku kehilangan kunci cottage ku. Dan karena cottage mu adalah satu satu nya cottage yang dekat denganku, aku menumpang semalam di sini”, yuri kehabisan kata-kata di saat ia memiliki seribu pertanyaan di otaknya.

“kau tidak keberatan bukan?”, sahut myungsoo sambil mengunyah sebuah apel

“sebentar. Aku yakin cottageku terkunci. Bagaimana kau bisa masuk?”

“aku meminjam kunci dari roomboy

“kenapa kau tidak memintanya mencari kunci cottage mu?”

“aku lupa, karena aku terburu-buru”

“aku akan menelepon room service dan meminta mereka mencarikan kunci milikmu”

“tidak perlu. Aku akan menginap semalam di sini”

“Myungsoo, aku wanita”

“aku pria”

“aku tahu, bodoh”

“lalu apa masalahnya?”

“maksudku, kau pria dan aku wanita, dan ini hanya ada satu tempat tidur. Menurutmu ini bukan masalah? Tidurlah bersama Luhan”

“Luhan pergi entah kemana, ponselku tertinggal di dalam cottage. Aku lupa nomor miliknya”

“akan aku carikan, tapi kau harus meninggalkan cottage ku”

“sudah kubilang aku akan menginap di sini”

andwae !

“ini perintah master”, yuri diam. Ia tidak bisa melawan lagi. Myung soo lagi lagi menggunakan kontrak itu untuk kembali menindas yuri. yuri tidak mempunyai pilihan. Ia mengambil tas nya dan membawanya di tangannya.

“kemana kau akan membawa tas mu?”

“aku akan menginap di tempat Jiyeon atau Sun kyu”

“kau tidak akan kemana-mana, dan sekali lagi… ini perintah”, yuri menjatuhkan tas nya di kakinya. Ia tidak tahan lagi. ia sangat lelah. Ia berjalan ke arah myungsoo yang sedang menikmati apelnya. Yuri meraih apel itu dan membuangnya ke sembarang tempat sambil mendengus kesal padanya. Myungsoo kaget dan langsung berdiri pada yuri.

“apel itu sedang kumakan, ini bukan baseball kau tidak bisa melemparkan apel yang sedang dimakan oleh seseorang”

“aku tidak akan mengganggumu seperti tadi, jika kau segera pergi dari tempat ini, Myungsoo-ah”, yuri dengan kuat mendorong tubuh myungsoo menjauh dari tubuhnya, dan itu membuat myungsoo terpelanting jatuh ke atas sofa.

“kau bisa tidur di sana, aku akan pergi ke cottage lain”, yuri baru saja memutar tubuhnya dan berjalan tiga langkah dari Myungsoo. Myungsoo segera bangkit dan menarik tangan yuri. yuri tidak limbung, ia bisa menahan tubuhnya dari daya tarik kuat tangan myungsoo. Yuri tidak bisa membiarkan dirinya jatuh mendekat ke dalam tubuh myungsoo untuk ke sekian kalinya.

Adegan tarik menarik terjadi beberapa detik. Hingga kaki yuri tidak sengaja bersenggolan dengan kayu di kasur empuk di hadapannya. Dan rasa nyeri langsung menguasai dirinya. Kaki kanan yuri tidak bisa lagi menahan berat badannya, ia terjatuh terpelanting di atas kasur, sehingga tangan yuri yang masih ada di genggaman tangan myungsoo, tidak sengaja ikut menariknya terjatuh di atas kasur.

Yuri memejamkan mata, rambutnya terurai berntakan di atas sprei putih. Tubuhnya berat. Dia yakin dia tidak pernah seberat ini sebelumnya. Dan lagi aroma wewangian manly tercium di hidungnya yang peka. Ia merasakan genggaman hangat di lengannya. Yuri penasaran dan membuka matanya perlahan.

Nasib buruk, kejadian beberapa waktu lalu di ruang Klise di kampusnya bersama Myungsoo terjadi lagi. kali ini yuri tertimpa badan myungsoo. Myungsoo ada di depan tubuhnya. Wajahnya ada di depan hidungnya. Dan hebatnya, Mereka sama sama menyadarinya, dan tertegun beberapa detik karenanya.

Myungsoo mematung di sana, memperhatikan wajah yuri dari dekat dengan seksama. Ia memperhatikan hidungnya yang mancung, wajahnya yang mulus dan matanya yang menawan. Kulit yuri yang lebih gelap dibanding dirinya, menambah eksotika keunikan wajahnya. Myungsoo merasakan adrenalinnya bertambah dengan pesat, degupannya menjadi tidak beraturan. Jika ia mampu, ia ingin menekan tombol off pada jantungnya agar degupannya tidak sampai terdengar oleh wanita cantik di hadapannya.

Tangan kanan myungsoo yang bebas, mulai menyusuri wajah yuri, membersihkan helai demi helai rambut yang menutupi wajahnya. Myungsoo melakukannya dengan sadar, entah dorongan apa yang membuatnya nyaman bersama yuri. membuatnya ingin menjadikan yuri miliknya, membuatnya ingin menyentuh yuri dengan tangannya.

Yuri menggigit lidahnya. Ia tidak tahu lagi apa yang sedang dihadapinya itu salah atau benar. Myungsoo di sana, membelai wajahnya dengan lembut, dan ia tidak bisa mengatakan itu salah, karena diam diam yuri menikmatinya. Ia bisa merasakan degupan jantung myungsoo senada dengan degupan jantung miliknya. Bulu kuduk yuri berdiri ketika tangan myungsoo menyusuri pipinya. Wajahnya bebas dari helaian rambut yang berantakkan. Dan ia bisa melihat dengan jelas wajah myungsoo yang sempurna dengan matanya yang tajam.

Tangan kiri myungsoo menggenggam tubuh yuri dengan melingkarkan tangannya ke punggung yuri yang bersentuhan dengan kasur. Sehingga yuri bisa merasa tangan lembut myungsoo menyentuh kulit punggungnya yang terbuka.

Tangan kanan myungsoo mengusap pipi kanan yuri lembut, membuat yuri kembali menutup matanya. Tangan itu terus menyusuri setiap inci wajah yuri hingga akhirnya yuri bisa merasakan jempol myungsoo pada bibirnya yang merah. Yuri tidak memakai make up sehingga ia bisa merasakan sentuhan itu secara langsung tanpa terhalang lipstick. Tangan myungsoo lembut dan hangat. Membuat yuri bergidik dan menutup matanya erat.

Myungsoo tidak berhenti sampai di sana saja, ia mendekatkan bibirnya pada bibir yuri dan membiarkan bibir mereka bertautan. Yuri bisa merasakan satu bibir yang pernah ia rasakan sekilas sebelumnya. Namun ini lebih hangat, lebih tulus dan lebih lembut. yuri tidak berani membuka mata walau ia sadar bahwa myungsoo telah merebut lagi-lagi first kissnya.

Yuri ingin berontak dan melepaskan bibirnya, namun satu perasaan aneh mendorongnya untuk tetap di sana. yuri tidak ingin mengakuinya, tapi ia benar benar menyukai harum tubuh myungsoo.

Myungsoo mengangkat tubuh yuri, membawa bibir nya lebih jauh ke dalam bibir yuri. yuri hanya bermain pasif. Ia biarkan myungsoo mengeksplorasi bibirnya. Sementara tubuh yuri semakin berat karena sepertinya myungsoo menjatuhkan tubuhnya sepenuhnya di atas tubuh yuri.

Tangan kiri myungsoo yang ada di punggung yuri, mulai mengusap usapnya, membuat yuri kegelian. Ia menggeliat namun setiap ia menggeliat, myungsoo akan terus memperdalam bibir yuri padanya.

Yuri tidak bisa berpikir jernih lagi. ia membiarkan tangan myungsoo bermain di punggungnya. Ia membiarkan bibirnya jatuh ke dalam bibir myungsoo. Ia Cuma bisa menutup matanya. Berharap agar semuanya tidak nyata.

Tok. Tok. Tok.

Suara ketukan pintu terdengar kencang, yuri membuka matanya dan secara refleks mendorong myungsoo menjauh dari tubuhnya.

eonni, apa kau mau ikut ke pantai?” suara jiyeon terdengar nyaring dari balik pintu. Yuri terlihat membereskan gaunnya yang sedikit terangkat, ia juga membenarkan rambutnya yang berantakan. Sekilas ia melihat myungsoo yang merasa kaget sekaligus canggung.

“a-ah jiyeon-ah… maaf aku harus mandi dulu, aku akan menyusul” ucap yuri sedikit serak.

ne~~~ aku tunggu eonni-ya”

Suara derap langkah terdengar menjauh. Yuri menghela napas lega. Ia masih berbaring di kasur dengan myungsoo di sebelahnya. Myungsoo dengan rambut yang berantakkan menatap yuri, dan yuri berusaha tidak menatapnya. Itu akan membuatnya gugup.

“y-yuri—-“ suara myungsoo terdengar terbata-bata.

“mari kita lupakan ini. jangan membahasnya”, yuri menggigit bibirnya yang sedikit terluka. Darah keluar dari sana, mungkin itu akibat serangan ganas dari myungsoo padanya beberapa detik yang lalu.

Yuri segera beranjak setelah ia yakin myungsoo tidak berkomentar lagi. myungso pindah ke sofa mengambil selimut dan bantal. Ia berbaring di sana. menutup matanya.

Sedangkan yuri pergi ke kamar mandi, membersihkan dirinya. Dan mengobati luka di bibirnya.

==============================================

Too Short? Mianhae, i will Update son. Jammkanman kidaryo

56 thoughts on “KLISE [Part 3]

    • bapkyr berkata:

      udah tamat loh dear. cek List ya hehehe. sengaja aku tamatin agak cepet biar bisa Post Just me and the boys. proyek FF terbaru.

  1. choi minri berkata:

    Yah kok tbc😦
    Part 4nya jangan lama lama thor..
    Btw, disini myungsoo kyk jatuhcinta sama yuri
    Yuri sama luhan aja dia udh cemburu kkk~

    Ditunggu thor kelanjutannya!!!

  2. Hani"thahyun"_Kim berkata:

    yahyahyah koq udahan,, ga sepanjang part 2 nih..
    ayo lanjut makin seru,, myungsoo udh berani sentuh” yuri nih..asiiiikk
    nicole mau ngapain tuh ngancem” soal kontrak,, tau juga gak kontrak apaan..haha
    part selanjutnya end yaa ??
    sayang banget😥

    • bapkyr berkata:

      aduh aku agak ga tega bikin karakter Nicole Unnie jadi begini. hiks. mianhae semua penggemar Nicole. aku cuma mau ambil karakter wajahnya yang tegas dan berkharisma. biar terkesan misterius dan sesuai sama karakter di FF ini. hahaha

      udah end kok chingu. maaf telat ngasih tau. tapi bisa ke List Fan Fiction. disitu udah aku update link nya🙂

  3. Nikita Tirta berkata:

    Di part 2 Myungsoo brbohong ttg pemilihan fan yg akn brcuti…Nc…hahaha knpa tak full Ncnya kan lg dpt feel hahaha….Ya Park Jiyeon dtg tak tepat masanya kacau daun..hahahaha…MyungSoo honestly lah yg anda mencintai Yuri..Dan sbnrnya Yuri jga mencintai Myungsookan?

  4. Yuri snsd,Jihyun 4minute,Bomi apink + b2uty berkata:

    Aduh kissing myungyul ngeri ya sampe mulut yuri berdarah gtu apa ga sakit tuh

  5. YurisistablePearl(Bilqis Raudya) berkata:

    Wah,,,, mepet eonn,,mepet,,,, hampir nc tuh😀
    Jiyeon knp hrus dteng??ganggu aja sih😦 *otak yadong kronis
    Wkwkwk,, daebak,,

  6. kwonzhuwie berkata:

    Eyyyy myungsoo nakal, berani kisseu2 yul keke
    hot bgt part ini😀
    dan semoga nicole tdak mmperbruk smuanya nanti
    #lanjutttt—>

  7. nana berkata:

    wah blng aja myungso pengn dket2 sama yul eon pakek alsan kuncinya ilang.
    Ah gapapa aku dkung koq hahaha semgangt

  8. Jia Jung berkata:

    OMG.. OMG.. OMG..
    Bener kan kalo Myungsoo suka sm Yul, n Yul jg suka sm Myungsoo..
    Kenapa itu Jiyeon dtg di saat waktu yg ga tepat.
    Yah, ketauan deh sm Nicole.. Gimana nih? Tar kalo bocor malah Yul yg disalahin..
    Hiks.. Hiks..
    Baca part 4 (end)..

    Jia Jung

  9. seria berkata:

    lagi2 cuma bs mengagumi nyunyun.. *lebai
    eh, tapi srius.. Suka bgt rangkaian kt2 yg dibuat.. Apalagi bagian yuri sm myungso yg di kmr~ ane jd deg2an sndri.. *nahloh knp

  10. Bintang Virgo berkata:

    dag dig dug..
    suara jantungku saat membaca adegan yuleon dan myungsoo di cotage
    menegangkan kak…..
    tapi myungsoonya errr~

    rangkaian kata” kakak yang selalu bagus
    membuatku bisa langsung melihatnya di depan mataku

    kak nyun selalu TOP

  11. intan berkata:

    Ya ampun (/_\)
    Untung aja Jiyeon dateng, kalo enggak ………
    Perasaanku campur aduk eon pas baca part nya MyungYul..

  12. Lulu Kwon Eun G berkata:

    Omooo…. untung ada jiyeon… -_-
    akakakk..
    ih daebak dah semua feel.a dapet! saya suka saya suka😀
    izin next lg y kak..

  13. wulan berkata:

    iiiihhh, nicole nyebelin banget sih…
    pke ngancem yuri lagi…

    omg, so sweet banget myungyul..

  14. vialee945 berkata:

    o em ji !! part2 di akhir. aku suka bgt .. ini bener2 sweet
    aduheee yuri yuri. aku jadi iri sama kamu huhu
    waktu yuri sama myungsoo mulai ciuman, rasanya kaya ada sengatan listrik yg menjalar dari ujung jari ku *alah ini lebay* tapi serius deh kak nyun.. ini beneran.. :’)

  15. kimchikai berkata:

    Nicole ngegunain kontrak itu buat ngamcem yuri dan ngedeketin myungsoo, Jahat. Myungsoo cemburu sm yuri dan luhan sampai mau nginep di cottege yuri segala dan kencannya gk bareng yuri..

  16. Ersih marlina berkata:

    Ah ya ampun, mereka. Myungsoo yuri, momentnya aigooo kkkk ko aku yang sneng yahh

    umm, kyanya nicole punya rncna jahat niih, dia kaya terobsesi gtu sama myungsoo kalo aku perhatiin kkk so tau bnget yah aku ini huhu

    lnjt bca, ka nyunn aku masih ded2gan loh , pdhl bca pas mreka ciuman udah slsai kk

Leave your review, don't treat me like a newspaper.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s