THE STEWARDESS [Prologue]

The stewardess 2

.hai, aku kembali membawa FF baru. *joget hula hula*

“author… SIRINE dan JMTB nya gimana?”

tenang… tenang… FF ini dibuat dengan tidak melukai pemeran JMTB ataupun Sirine *plak. jadi santai aja. dua FF itu bakal terus dilanjut kok.

ini FF Romance banget, 11, 12 lah sama KLISE *udah pada baca klise kan?*, aku sengaja nih buat FF ini karena kalau melihat 2 FF on going ku saat ini, kayaknya tegang tegang dan serius banget. bolehlah ada satu FF yang ringan, supaya bisa menyeimbangkan otak kanan dan kiri *apa ini*

langsung aja Check This Out ya. mianhae kalau ga kenal sama main cast nya (tapi keterlaluan kalau sampe ada yang ga kenal kwon yuri. :p)

the stewardess

MAIN CAST

SNSD-Yuri-Girls-Generation-Girls-&-Peace-Japan-2nd-Tour-5

KWON YURI

Pramugari berusia 23 Tahun. tidak mempunyai tempat tinggal yang tetap karena ia termasuk pramugari yang gemar travelling. satu-satunya tempat singgahnya adalah asrama pramugari di Seoul dan rumah orang tua nya di daerah Busan. ia menyukai sastra. hobinya adalah menulis. yuri adalah gadis aktif yang sukar ditebak, mudah bergaul dan lebih menyukai diary kesayangannya di banding dirinya sendiri.

tumblr_llq6jtwmku1qgj0fbo1_500

PARK YOO CHUN

Seorang adik dari aktor kenamaan di Korea Selatan, Park Sang Woo. keluarganya memiliki beberapa perusahaan multinasional yang mendunia. namun Park Yoo Chun memilih mengikuti jejak kakaknya, menjadi aktor. ia memiliki ambisi untuk mengalahkan kakak nya dalam bidang apapun. kepribadiannya arogan, dingin, cuek dan menyukai kesendirian.

1371878714016

KIM JAE JOONG

Pria Korea yang lama menetap di Italia, bertugas sebagai Tour Guider. kepribadiannya hangat, ia termasuk pria yang sangat baik dan lembut.

DESCRIPTION :

Title : The Stewardess.

Length : Chaptered.

Genre : Romantic

Rating : PG-15

Disclaimer : I JUST OWN THE PLOT AND IDEA. the character and etc was own by their self, picture own by the owner (as tagged, google images). poster was made by me. so DO NOT TAKE HALF OR FULL OF MY STORIES.

-oOo-

“Aku mencintaimu, Doojoon-ah”, seorang wanita terisak. Tangannya mengepal. Ia berdiri kaku di bawah rinai hujan. Pria di depannya memandang lesu. Tangannya dirapatkan di samping tubuhnya.

“Maafkan aku, Hyemi-ah, tapi aku—“

“kau telah berjanji padaku !”, wanita itu mendorong tubuh pria tepat di dadanya. Membuat pria itu mundur beberapa senti dari wajahnya. Tangisannya menyatu dengan hujan.

“kau berjanji akan mencintaiku, sekarang atau nanti, Doojoon-ah. Katakan itu sekarang, katakan sekali lagi!”, perintah wanita itu.

Pria ini mematung. Tubuhnya basah kuyup. Ia tersenyum sekilas sementara wanita itu terus memukul-mukul dadanya yang bidang.

“maaf aku tidak bisa”

“Kenapa? Katakan kenapa? Katakan padaku !”, wanita ini histeris. Beberapa kali menarik kerah baju pria itu. si pria diam, memandang wanita di depannya dengan tatapan tidak bisa diartikan. Ia menghempaskan tangan wanita itu kasar dari tubuhnya. Kemudian mendorongnya menjauh, di bawah rinai hujan, pria itu berjalan. Wanita di belakangnya terus menerus berteriak.

stop it ! kau berisik. Kau bisa menghancurkan gendang telingaku.” pria ini mengomel, berjalan lurus membelakangi wanita itu. satu cahaya dari sebuah lampu besar menyala. Menyoroti kedua tubuh itu dengan sinarnya yang sangat terang, membuat mata pria berjalan itu sedikit menyipit. Hujan tiba tiba berhenti seiring dengan peralatan selang dan pipa besar yang di matikan. Teriakan keras dari seorang ahjussi bergema.

CUT !

Yoochun–nama pria itu,  menatap wanita di belakangnya, senyumnya menyeringai. Beberapa orang berdatangan mengelilinginya membawa handuk dan mantel tebal. Ahjussi yang berteriak kini datang padanya, langkahnya tergopoh-gopoh, seperti sedang kesal karena sesuatu.

“kenapa kau tidak mengikuti dialog, eoh? Kau sudah gila? Tadi itu sudah sempurna jika saja kau tidak mengatakan kalimat terakhir—“, yoochun membungkam mulut pria itu dengan handuk miliknya. Ia berjalan menjauh tanpa penjelasan. Beberapa asistennya menundukkan kepalanya, tanda hormat pada ahjussi yang berpenampilan seperti sutradara di mata mereka.

“YA ! Yoochun-ssi. Shooting belum selesai. Jangan berani-berani meninggalkan lokasi”, pria itu berteriak. Namun yoochun berjalan santai, sambil mengusap-usapkan handuk kecil di kepalanya. Ia membisikkan sesuatu pada asistennya.

“beritahu pada ahjussi itu, aku akan kembali shooting dalam 3 hari. Roma menungguku”

 

the stewardess

“YA ! Yoochun-ssi… apakah kau kabur lagi dari jadwalmu?”, seorang pria berumur dengan wajah yang tampan sedang sibuk memakan apelnya. Ia duduk di sofa tepat di hadapan yoochun. Memperhatikan yoochun yang sedang memasukkan beberapa barang ke dalam kopernya.

hyung, aku hanya berlibur. Bukan kabur dari jadwal”, pria di atas sofa mengunyah apel dimulutnya dengan cepat, sebelum ia tersedak melihat tingkah adiknya.

“tapi kau ini berlibur di tengah jadwalmu yang padat, pabo. Bagaimana media akan menulis ini?, Park Yoo Chun, adik dari aktor terkenal Park Sang Woo, kabur dari jadwalnya… bagaimana kau akan menjelaskan ini pada eomma, eoh?”, Yoochun membungkam mulutnya. Ia menutup kopernya, menarik restleting nya cepat. Ia duduk di atas kopernya dengan tangan yang berpangku pada pahanya. Dagunya ditopang oleh telapak tangannya. Matanya lurus menatap sebuah foto yang tergantung besar di dinding.

eomma tidak akan mencariku. Dia bahkan tidak akan ingat memiliki aku sebagai anaknya”, Yoochun menarik kopernya. Ia tersenyum dan melemparkan sesuatu pada kakaknya, Sang Woo. Sang woo menjatuhkan apelnya, menerima sesuatu yang dilemparkan yoochun.

“itu kunci mobilku, jaga baik-baik dan mandikan ia tiap hari, hyung.” , yoochun barusaja akan melangkahkan kakinya, ketika ia dengan tiba-tiba teringat sesuatu.

ah, hyung.  Dan jangan coba coba membawa model itu ke rumah. Siapa namanya?”

Sang woo terlihat berpikir. Ia memungut apelnya yang terjatuh. “Lyla? Karen? Hye Rin? Elisabeth? Siapa yang kau maksud?”

“wanita pirang dengan mata biru”

“Ah~~ Mungkin maksudmu Miranda?”

“siapapun namanya. Jangan bawa semua wanitamu ke rumah”

arrasseo, kau akan seperti eomma setiap detik padaku, aigoo”, sang woo mengunyah kembali apelnya. Ekor matanya menatap punggung yoochun sampai ia menghilang dari daya tangkap matanya. Bibirnya dimajukan, ia mengunyah apelnya dengan kesal.

aigoo.. dia pikir aku pria macam apa, cih”.

Tiba-tiba ponsel pria itu berdering, ia segera mengangkatnya. “yoboseyo…. ah Miranda… kau bisa ke rumah sekarang… ya… ya… baiklah. love you too

Sang Woo terkekeh geli, “Yoochun benar-benar mengerti aku”

 

the stewardess

Yoochun dan seorang asisten pria gemuknya mendongak, ia melihat tv-board yang berisi informasi dan jadwal keberangkatan pesawatnya. Setelah beberapa menit, ia kembali mundur, memasang kacamata hitam dan maskernya kemudian berjalan dengan gaya.

“Yoochun-ah, beberapa wanita mengekori kita..” asistennya memperingatkan. Yoochun lebih peduli pada penampilannya daripada keadaan di sekitar mereka. ia merapikan rambutnya sedikit dan merapatkan jaket hitamnya.

Yoochun berjalan lebih cepat ketika beberapa kamera dengan lensa rangkap mengambil gambarnya. Bahkan wanita-wanita di sana mulai mengerumuninya. Yoochun membawa tas punggungnya erat. Ia melangkah cepat. Ahjussi di belakangnya mengikuti ritme langkah pria ini dengan tepat. Mereka sebisa mungkin menerobos kerumunan yang semakin menjadi di sana. suasana menjadi sangat kacau ketika beberapa wanita teriak, meneriaki namanya.

it is bad”, yoochun menarik kopernya yang digenggam asistennya, ia berjalan lebih cepat meninggalkan asistennya di belakang bersama kerumunan wanita. Pria ini masuk ke dalam tempat pemeriksaan pertama. Berusaha menyelamatkan diri dari kerumunan wanita yang bisa menggila.

Kang ahjussi, maafkan aku. Semoga kau selamat keluar dari sini.

Yoochun bergegas membawa kopernya, ia berdiri di dalam antrian pemeriksaan. Sesekali ia melirik ke belakang, dan melihat para wanita itu masih di sana.

excuse me, pelase move forward, sir”, seorang petugas bandara menegurnya singkat. Yoochun menundukkan kepalanya, menyerahkan passport miliknya untuk di cek. Wanita yang menerima passport itu tersenyum malu beberapa kali pada yoochun. Yoochun diam saja, tidak ingin terpengaruh, ada kemungkinan wanita ini sama dengan wanita wanita yang berteriak di luar sana.

thank you”, ucap yoochun singkat. Ia melangkahkan kakinya menuju pemindaian tubuh dan barang, kemudian segera berlalu. Ia memeriksa boarding pass nya, dan segera mencari pesawat mana yang harus ia naiki. Yoochun melihat ke semua arah, tanpa bertanya. Namun setelah beberapa menit, ia lelah, ia menghampiri satu orang berseragam bandara dan bertanya.

“ada di ujung sana.. aku bisa mengantar anda, kalau saja aku sedang tidak terburu-buru…”, pria itu menunduk sopan pada yoochun kemudian berlalu. Yoochun mengangguk, ia memegang tali tas punggungnya dan berjalan kembali. Dilihatnya beberapa pramugari yang sedang berkerumun. Ia berjalan cepat, menghampiri mereka.

Namun tidak disangka, tasnya terjatuh tiba-tiba dari punggungnya. Tali nya lepas. Dan membuat yoochun harus menggendongnya. Pramugari di depannya melihatnya, tertawa. Mereka tidak tahu bahwa pria yang mereka tertawakan mungkin adalah idola mereka. yoochun menahan malu sambil terus menutupi wajahnya dengan kacamata. Setelah ia rasa aman, ia mengeluh, dongkol.

“sial”, makinya pada diri sendiri. Kebetulan tidak jauh dari sana, ada seorang wanita dengan setelan jeans dan kemeja putih berjalan tergopoh-gopoh sambil menarik sebuah koper. Rambutnya beterbangan, berkilau karena cahaya lampu lampu besar yang mulai dinyalakan. Wanita itu masuk ke dalam sebuah ruangan, dan menghilang di depannya.

Yoochun merasa seperti ia melihat bidadari setelahnya, bulu roma nya berdiri.

 

the stewardess

diary ini biru.

tidak tahu aku, atau kamu.

cinta itu kelabu.

tidak peduli kini atau dulu.

 

aku diam dalam sunyi. bukan berarti aku ingin.

ini takdir.

aku tertawa dalam hingar bingar. bukan berarti aku senang.

ini tata krama.

aku bicara panjang lebar, bukan berarti aku cerewet.

ini pekerjaan.

 

aku hidup di atas udara yang orang lain hirup. melayang meminjam tangan besi sang raksasa udara.

aku sesungguhnya telah terbang.

namun aku…

terbang tanpa sayap.

 

seorang wanita memutar mutar pulpen biru di sela sela jarinya. ia mendongak sesekali ke langit langit besi yang menutupi kepalanya. bibirnya ia cibirkan. matanya ia pejam. berusaha mencari sesuatu di dalam kepalanya

di detik berikutnya, wanita ini melempar asal buku di tangannya kemudian dengan cekatan membawanya kembali ke pelukannya. ia menepuk nepuk diary di tangannya dengan lembut. berusaha membersihkannya dari debu yang tidak terlihat.

“Yuri-a kau harus masuk ke pesawat sekarang. saatnya bekerja…” wanita sintal berperawakan pendek dengan setelan baju khas pramugari datang ke arahnya. Wanita itu mengetuk ngetuk kakinya dengan gayanya yang cute. tangannya bertengger di pinggangnya.

aigoo. harus berapa kali kubilang. tinggalkan buku diary itu. kau ini hidup di jaman apa, yuri-ya.. ” wanita ini menggeleng, menghela napas.

andwae. ini harta karun ku, tiffany-a“,

tiffany menghela napasnya berat. Kwon yuri –nama wanita dengan buku diary itu terlihat menarik tali tas di punggungnya. Ia memasukkan celana jeans dan kemeja putihnya ke dalam koper besar. Kemudian dengan cekatan menutup kopernya kembali. Meninggalkan Tiffany dengan ekspresinya yang sukar ditebak. Yuri tersenyum, berdiri dan menyeret kopernya.

“baiklah, aku berangkat. sampai jumpa dalam 3 hari. ah~ jangan makan coklat swiss ku di kulkas. arrasseo?”, Tiffany tertawa namun di beberapa detik selanjutnya ia berteriak, memanggil kwon yuri yang sudah berlalu.

“yuri-a, kudengar ada aktor di dalam penerbangan kali ini. kau harus pulang dengan meminta tanda tangannya. arra?”. yuri menoleh, masih membawa diary di dalam tangan kirinya. tangan kanannya sibuk dengan koper. ia mengangkat alisnya pada kalimat tiffany.

actor? nugu?”

“park yoo chun-ssi“. sahut tiffany mantap.

yuri kebingungan, “park yoo chun?”. dahinya berkerut, mencari kemungkinan ia pernah mendengar nama pria itu.

“kau tidak akan mengatakan bahwa kau tidak tahu park yoo chun bukan?”

yuri menggaruk garuk kepalanya. dia terkekeh.

oh God… baiklah. walaupun kau tidak tahu, perjanjian adalah perjanjian. bawakan aku tanda tangan pria itu jika kau ingin coklatmu dalam keadaan utuh dan baik baik saja”

YA! Tiffany-a. aku tidak mengatakan aku setuju denganmu!” tiffany berbalik. berpura pura tidak mendengar yuri.

YA! Mushroom girl! jangan kau sentuh coklat berhargaku dengan seujung kecilpun jarimu. YA!…. Aishhh jinjja…”, yuri menggerutu kecil. wanita ini menggaruk kepalanya yang tidak gatal berulang-ulang. Ia membuka pintu ruangan besi itu lebar-lebar, sehingga cahaya temaram dari bulan bisa masuk dan menembus sukmanya. Yuri mendongak, ia menemukan butir-butir salju yang tidak terlalu banyak mendarat bebas di wajahnya. Ia mempercepat langkahnya, alih alih menikmati salju itu. ia akan ketinggalan penerbangannya kali ini jika ia masih berdiri di sana. yuri mempercepat langkahnya, menyambut lambaian beberapa wanita berderagam persis sama seperti dirinya di ambang pintu pesawat. Mereka tidak terlihat senang dengan keterlambatan yuri kali ini. yuri hanya membungkuk lemah.

“kau tahu ini sudah hampir take off?”, Wanita berparas cantik dengan dandanan menor dan terlihat paling senior di antara mereka berkacak pinggang. Seolah menunjukkan kekuasaannya kepada yuri sebagai hobbae nya. yuri menggigit bibirnya, ia menganguk. Ia baru saja akan melakukan pembelaan ketika SooYoung, seorang temannya menghampirinya, mengajaknya segera ke dalam ruangan khusus para pramugari di dalam pesawat itu.

wae?”, ucap yuri segera setelah mereka ditinggal berdua saja di sana. yuri memakai syal nya dan merapikan bajunya sementara Sooyoung sibuk mengambil start line yang bagus dalam memulai ceritanya pada yuri.

“kau tahu ini hari apa?”, mata sooyoung membulat, ia membungkukkan badan sambil meletakkan kedua tangannya di bahu yuri, menunggu jawaban. Yuri mendelik ke atas, menatap atap besi di sana, kemudian bicara dengan pelan, “Thursday?”

Mulut sooyoung mengeriting. Ia melepaskan genggaman nya pada bahu yuri. wanita ini mengambil jarak beberapa senti, kemudian meletakkan kedua tangannya di depan dada. “ah~~ kau ini benar-benar payah yuri-ssi. Aku juga tahu ini hari kamis. Bukan itu yang aku tanyakan, jinjja

Yuri menatap sooyoung bingung. Ia mengaitkan jari telunjuk kanannya dengan telunjuk kirinya, membuatnya bertaut seperti mata rantai. Ini adalah kebiasaan yuri, jika ia memang benar-benar nervous atau berbohong.

“ini adalah hari….”, yuri merasakan seperti ada suara debaman drum yang memacu adrenalin di telinganya ketika sooyoung berbicara. Wanita tinggi ini terlihat sangat antusias, jadi yuri hanya menunggu kalimat wanita ini hingga selesai.

“hari ini adalah hari….. keberuntunganku !”, yuri mencelos. Ia tahu wanita di depannya memang kurang bisa di ajak menjadi normal dalam satu hari saja, tapi ia tidak menyangka ‘ketidaknormalan’ nya akan menjadi di saat mereka seharusnya bekerja saat ini.

—oh… chukahae—“ hanya sebaris  singkat kalimat itu yang bisa yuri ucapkan pada temannya yang aneh ini. meskipun bisa dikatakan tidak terlalu normal, namun wanita inilah yang mengenalkannya pada udara, mengenalkannya pada raksasa besi yang terbang. Sooyoung lah yang mengajaknya menemukan satu kehidupan baru dalam diri yuri. kehidupan di atas udara sebagai pramugari.

“hanya itu?” sooyoung membawa lamunan yuri kembali jatuh ke dunia nyata. Yuri berkedip beberapa kali, mencoba mengingat-ingat apa yang baru saja dikatakannya.

“ah sudahlah~ tidak apa. biar aku ceritakan padamu. Hari ini, adalah hari keberuntunganku, kau tahu kenapa?”, yuri menggeleng. Sooyoung berputar, ia tertawa lebar dan beberapa kali memeluk yuri.

“hari ini, Park Yoo Chun akan bersama kita selama 6 jam ke depan!”, sooyoung membuat ruangan kecil itu ramai seketika dengan tepukan tangannya dan gelak tawanya yang membabi buta. Yuri tersenyum sebentar kemudian pamit. mungkin ia salah minum obat, pikirnya.

Yuri berjalan, membawa sebuah diary di tangannya. Ia masih haus untuk menuliskan beberapa kalimat lagi di dalam buku kecil itu. namun satu-satunya ruangan yang menjadi tempat privasinya untuk menulis saat ini telah penuh dengan teriakan seorang fangirl seperti Sooyoung. Yuri mengalah, ia berjalan lemas ke arah toilet dalam ruang VVIP. Di sana hanya ada satu orang penumpang, dan toilet di sana pun cukup kering dan bersih untuk dijadikan sebagai ruangan menulis sementara. lagipula yuri berniat menuliskan sebaris sampai tiga baris kata puitis lagi sebelum ia benar benar harus bekerja.

Yuri tiba di sebuah gorden berwarna peach golden yang sangat menyilaukan mata. ia menyibakkan gorden itu dengan segera. Dan mendapat satu figur pria yang sedang duduk di satu-satunya kursi mewah di dalam sana. yuri tidak mengindahkan pemandangan itu, ia langsung menyerbu toilet yang ada tepat di sebelah kanan dari gorden itu. ia hanya perlu masuk beberapa langkah saja ke ruangan VVIP.

Yuri melihatnya, pintu besi yang sangat cantik, dibuat minimalis dengan beberapa ukiran dan modifikasi dengan kayu dan pelitur. Ia membuka pintu cantik itu pelan. Berharap pria dengan jaket hitam yang membelakanginya itu tidak menyadari kehadirannya.

Yuri mengayunkan satu kakinya masuk di sana, dan menutup pintu itu dengan sangat hati-hati. Ia bernapas lega, kemudian mulai meraih satu bolpoin biru nya di dalam saku. Ia membuka diary miliknya perlahan, membaca satu demi satu baris kata yang telah ia goreskan di sana sebelumnya. Ia berpikir sejenak kemudian menulis beberapa bait lagi.

aku bernyanyi di antara lapisan atmosfir.

Dan kau ada di atas lapisan kerak bumi.

Bagaimana kita akan bertemu?

Akankah kau terbang? Atau aku yang harus terjatuh?

Yuri menghentikan tulisannya. Ia menatap pada cermin besar di depannya. Cermin itu sangat jernih hingga pantulan tubuhnya terlihat dengan sempurna. Ia memandangi wajahnya beberapa saat hingga kemudian yuri membuka ikatan rambutnya yang sudah sangat rapih.

Ia membebaskan rambutnya, sehingga rambut hitam kecoklatan itu tergerai indah di bahunya. Kemudian ia tatap kembali dirinya di pantulan cermin. Yuri tertawa sinis.

“aku tidak cukup cantik memakai riasan ini. tapi aku terus memakainya”, yuri menggeleng lemah, ia menatap ikat rambutnya yang kini ada di dalam genggamannya, “kau benar-benar membuat seorang Kwon Yuri yang menyukai air, menjadi Kwon Yuri yang menyukai udara”, yuri bicara singkat pada ikat rambut itu sebelum memakaikannya kembali pada rambutnya. ia mengikatnya dengan perlahan agar riasan bagian atas rambutnya yang sudah mengeras, tidak rusak atau berubah posisinya.

“who is there?”

Yuri melebarkan matanya, ia berharap ia salah dengar.

excuse me, but you may use wrong bathroom, this is mine”. Yuri tidak salah, pintu kamar mandi itu diketuk beberapa kali, ditambah suara pria yang serak sedang berbicara pelan padanya. Yuri tidak berani membuka suara awalnya, namun setelah ia pikir. Berada di dalam toilet dalam jangka waktu  yang tidak dapat ditentukan mungkin akan buruk untuk kesehatannya. Yuri memutuskan untuk keluar dan menutupi wajahnya dengan buku nya kemudian berlari. Itu rencananya.

excuse me, but i need to pee, could you get out from there?” terdengar suara yang tidak nyaman masuk ke dalam gendang telinga yuri. ia menelan ludah beberapa kali tanpa merespon apa apa melalui pita suaranya. Ia perlahan memegang gagang pintu. Pintu itu berbunyi klik sekali, pintu menjadi tidak terkunci. Yuri berusaha membukanya perlahan, menutupi wajahnya dengan buku diary mini nya. pria di depannya berkacak pinggang. Menyandarkan salah satu tangannya di sebuah tembok.

Pria ini cukup penasaran dengan siapa yang ada di dalam kamar mandinya, namun setelah seorang wanita dengan seragam pramugari dan wajah yang ditutup oleh sebuah buku, Pria ini berdecak beberapa kali. menggelengkan kepalanya.

“apa di pesawat ini sudah kehabisan toilet?”, ucap Yoochun –si pria itu, sambil menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Kali ini tubuhnya sepenuhnya bersandar pada tembok. Yuri masih menutup wajahnya dengan diary. Ia membungkuk beberapa kali tanpa suara pada pria di depannya.

Yoochun terlihat tidak senang dengan tindakan yuri. ia hanya tidak suka segala fasilitas yang disediakan untuknya, dipakai secara Cuma-Cuma oleh orang orang asing tanpa seijinnya. Seperti saat ini. Yuri adalah orang asing di dalam toilet yang seharusnya hanya miliknya selama 6 jam ke depan.

no sorry?” Yoochun melemparkan nada sinisnya. “you can’t even lift your face, girl?” yoochun tertawa sinis kembali, kali ini ia lontarkan satu kalimat dengan nada yang lebih sarkastik dari sebelumnya, “i bet your face is ugly one”.

Yuri sempat termakan kekesalannya, namun ia masih bisa menahan diri. Bagaimanapun menyebalkannya seorang passenger, ia harus bisa menahan emosinya. Yuri menghembuskan napasnya berat.

i am really sorry, sir. Your toilet is available now. Sorry for the inconvenience”, ucapnya singkat. Yuri membungkukkan badan 90 derajat pada Yoochun, pertanda permintaan maafnya secara sopan. Namun ia masih tidak bisa menunjukkan wajahnya pada yoochun. Yuri terlalu malu. Apalagi di depannya adalah seseorang yang tidak ia kenal.

Yuri menegakkan tubuhnya kembali, ia baru saja akan berputar menjauh ketika tangan kekar yoochun menarik tangannya dan membuat buku diary miliknya terjatuh dengan sempurna di atas karpet coklat.

Gaya potensial dari tarikan yoochun bahkan sempat membuat ikatan rambut yuri –yang sebelumnya memang belum terpasang sempurna, terlepas. Rambut hitamnya yang bergelombang tergerai indah di bahu yuri. rambut tebal itu sebagian menutupi wajahnya. Membuat hidung yuri gatal.

Tangan yuri masih dalam genggaman yoochun. Yoochun kembali menarik tangan itu, membuat tubuh yuri sekali lagi terhempas. Berhadapan dengan yoochun secara langsung. Rambut yang sebelumnya menutup sebagian wajah yuri, kini tersibak bebas. Menunjukkan lekuk lekuk wajah yuri yang sempurna. Hidung yang mancung, mata besar yang menawan dan pipi yang tirus.

Yoochun sempat tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, perlahan ia teringat dengan sosok wanita berkemeja putih yang pernah dilihatnya sebagai malaikat yang sangat cantik beberapa waktu lalu. Ia pikir ia akan dapat mencemooh wanita di depannya ini karena wajahnya yang mungkin akan sangat hancur. Tapi ketika melihat wajah yang bersinar di depannya, Yoochun meyakini seharusnya ia tidak melakukan itu.

let go of my hand, sir”, ucap yuri ketus. Matanya tajam menatap yoochun. Yoochun merasakan seperti ada kilatan tajam menyambar matanya seketika. Ia melepaskan tangan gadis itu dengan segera. Yoochun berdehem beberapa kali, melihat ke sembarang arah.

thank you, and sorry for made you angry”, yuri memegang pergelangan tangannya yang perih. Perasaan benci pada passenger VVIP yang satu ini mulai menguasainya. Ia tidak pernah sebenci ini sebelumnya. Yuri mengambil inisiatif menundukkan kepala singkat sebelum akhirnya ia berbalik dan menjauh dari pria di depannya.

Yoochun menatap wanita itu dari jauh, meninggalkan kepergiannya dengan ekor matanya. Matanya ia kedipkan beberapa kali ketika kesadarannya mulai kembali dalam setiap detik berlalu. Ia menggelengkan kepala, berusaha melupakan kejadian sebelumnya, termasuk bagaimana wajah dan tatapan kilat gadis itu padanya.

Yoochun baru saja akan melangkah masuk ke dalam toilet, ketika di bawah alas kakinya ada sebuah buku diary yang tergeletak. Ia menyadari siapa pemilik buku itu segera. Namun gadis pramugari dengan tatapan kilat itu sudah tidak ada di sana. Yoochun memutuskan untuk memungutnya. Memasukkannya ke dalam kantung celananya. Ia masuk ke dalam toilet.

Yoochun menyalakan kran wastafel di sana, sambil memandangi wajahnya yang tanpa cela. Ia membuka mulutnya lebar-lebar kemudian menutupnya kembali. Ia basahi rambutnya dengan sedikit air, kemudian berjalan ke hand dryer,  mengeringkan tangannya. Hasrat buang air kecilnya sudah hilang. Jadi dia hanya mencuci tangannya dan kembali ke tempat duduknya.

“kau ingin sesuatu? Biar aku ambilkan”, seorang pramugari tinggi menundukkan tubuhnya di hadapan yoochun segera setelah yoochun duduk, pria itu hanya tersenyum, pikirannya masih melayang.

no, thanks”, jawabnya.

Pramugari itu sekali lagi menundukkan kepalanya dengan sopan, kemudian berjalan anggun menjauhi yoochun. Yoochun melirik ke belakangnya, pramugari-pramugari lain terlihat sibuk berbisik.

Tidak lama setelah ia duduk tenang di sana, ia mendengarkan beberapa peragaan keselamatan rutin di dalam pesawat. Seorang wanita dengan kulit hitam memperagakan tentang bagaimana memakai jaket keselamatan. Pria tinggi di sebelahnya terlihat berbicara dengan bahasa inggris. Yoochun hanya mengangguk-angguk perlahan.

“… save flight with us

Kalimat terakhir pria itu ditutup dengan senyuman ramah dari wanita di sebelahnya. Yoochun hanya memandang mereka dengan dingin. Ia sebenarnya bosan mendengarkan ini, sudah terlalu sering dan bahkan yoochun sudah menghapalnya di luar kepala.

Yoochun memasang sabuk pengamannya, menunggu pesawat lepas landas. Ia melonggarkan satu kancing paling atas pada kemejanya. Membuat dadanya yang bidang hampir tersembul ke luar. Yoochun baru akan berbaring dengan santai ketika satu benda mengganjal di saku celananya.

Yoochun mengambil benda dari sakunya. Sebuah diary.

Ia bermaksud akan mengembalikannya segera ketika bertemu dengan pramugari itu. namun tangannya gatal untuk tidak mencoba membuka isi buku kecil itu. Yoochun menegakkan kembali posisi duduknya. Ia memegang buku itu dengan hati hati. Dibukanya halaman pertama.

Kwon yuri

Tersemat sebuah nama di sana.

Yoochun tersenyum, entah apa yang membuatnya senang. Mengetahui nama wanita itu? atau mengetahui isi diary nya. Yoochun tidak peduli lagi. ia mulai membuka satu halaman lagi. kemudian senyumnya semakin melebar.

kwon yuri… kau benar-benar unik”

 

the stewardess

.EOTTEEE? Gimana nih FF baru ku? ini sama kaya Klise btw ceritanya. ringan, gak seberat Sirine, dan gak seribet JMTB. semoga suka aja🙂

seperti biasa, tinggalkan komen di bawah. kalau yang komen banyak, ini FF ga jadi aku protect berarti.

Be active wahai readers budiman.

 

81 thoughts on “THE STEWARDESS [Prologue]

  1. tatha berkata:

    waah daebak thor ^^
    d tnggu klanjutannya yaa 🙂

    wah yoochun mlai tertarik ma yulnie ^^
    aq ska bnget ma jalan critanya 🙂

  2. Angeline berkata:

    Thor bagus banget lanjutin donk.. Sama yang JMTB segera di lanjut ya thor..Semua yang pake bahasa inggris apa thor artinya?? Hehehe mian ngerepotin soalnya ada beberapa kata2 yang gak ngerti

  3. Imasari berkata:

    Pas bca pair.a sbner.a krg suka.
    Py ak suka bgt sm alur cerita.a..
    Krena smua crita author daebak!😀

  4. Minyul1259 berkata:

    Jinjja? Park yoochun? Arghh, i like it😀
    jarang banget nemuin main cast yuri sama yoochun di ff, malah kayanya hampir gak ada ya😀
    bagus thor, tapi yg ketemu yoochun, yg pake jeans sama kemeja putih itu yuri kan? Atau bukan thor?😐 hmm entahlah…

    Tapi thor, kenapa castnya yuri sama yoochun? Ada ‘angin’ apa thor? Haha😀
    Lanjut thor… Saya tunggu kelanjutannya😉

  5. Minyul1259 berkata:

    Jinjja? Park yoochun? Kyaaa, i like this😀
    tapi yg perempuan pake kemeja putih sama celana jeans itu yuri kan thor? Atau bukan? Hmmm, entahlah😐
    bagus thor, suka sama jalan ceritanya. Apalagi Jarang ada main cast yuri sama yoochun di ff. Malah gak ada kali ya😀
    tapi ada ‘angin’ apa thor bikin ff main castnya yuri-yoochun?😐
    lanjut thor… Saya tunggu kelanjutannya😉

  6. nikita tirta berkata:

    Castnya dua2 penerima 49th PaekSang
    Arts Awards Popularity Female & Popularity Male…Yoo Chun sdah mulai trtarik dgn Kwon Yuri….Yuri puitis bangat…Park Sang Woo lucu jga ya…Nextp part thor??

  7. salsabila azditama berkata:

    Daebakk><jadi keingat rooftop prince😀
    Jgn di protect dong thorr :')
    Part 1 nya ditungguu
    Keep writing!

  8. choiseoyeon berkata:

    lanjut, thor!
    kajja! fighting! KYAA~ *mulai gak nyante*
    keep writing thor.
    kayak nya ini seru, kan katanya kayak Klise. *katanya mulu*
    udahlah, yang penting cepat terbit thor!

  9. Black virus chanyul berkata:

    Ciee yoochun oppa udah klepek-klepek ama pesona nya yul eonnie..
    Ahahaha
    cerita nya daebak thor..
    Jd inget full house..wkwk
    lanjut ne..cerita nya bkin penasaran..
    hwating..^^d

  10. Hani"thahyun"_Kim berkata:

    aaaaaaa pengen baca lebihh lanjuut…haha
    ayo cepet Di lanjuut,, yoochun sama yuri ?
    baru Kali ini baca,, bneran deh..
    bagus juga pairingnya..he
    lanjuuut

  11. yuniq eka cahya berkata:

    eeewww Park Yoochun artis kenamaan Korea Selatan yg………………….?????????-you know that-
    Aww eonni sya ska dgn peran yuri yg dibalut pakaian pramugari. Err~ she look so beautiful. Ok eonni ditunggu next chap ny. Keep writing ^^

  12. Minyul1259 berkata:

    Jinjja? Park yoochun? I like this xD
    Bagus thor, jalan ceritanya aku suka. Apalagi main castnya😀 kan jarang yuri di pair sama yoochun. Paling sering anggota suju, kalo nggak minho shinee😐

    lanjut ya thor, dan jangan di protect. Kalo di protect author cepet2 kasih tau apa passwordnya, awas kalo nggak /plak/ hehe😀

    • bapkyr berkata:

      Kalau di protect nanti tinggal ke twitter aja. Kkk~

      Iya yoochun ultimate bias aku kebetulan. Cuahahahaha~

      Biar ga mainstream

  13. Baek Lina is Yurisistable berkata:

    Hmm…
    Ceritax bagus dan menarik thor. Tp maaf y, aq ga suka sama pemeran cowokx. knp ga’ pk’ kyuhyun, yesung ato changmin. pasti keren, : p itu pendpatq aja thor. this is yours… ^_^

  14. yuniq eka cahya berkata:

    sya ska dua2 ny eonni, tpi pling ska jaejoong sih hehe ^^ tpi klo ni ff jdi diprotect, mnta PW ny kemana?

  15. yuniq eka cahya berkata:

    Ska dua2 ny eonni, tpi pling ska Jaejoong sih hehe ^^ tpi klo ni ff jdi diprotect mnta PW ny kemana?

  16. Meymeylinz Starnezia berkata:

    anyeong thor, prknalkan aku readers baru^^
    yul eon cocok bgt klo jg seorang pramugari bneran:)

    ohya yul disini puitis bgd yah
    eh ralat mksudnya ‘author’ nya yang puitis hehe^_^

    nice ff next>> #jgn pke pw yahhh..

  17. yuniq eka cahya berkata:

    sya ska dbsk eeonni#LOL.. Hehe mian eonni mksd sya sya ska dua2 ny. Tpi klo ni ff jdi diprotect, mnta PW ny kemana?

  18. 200490 berkata:

    hoho… ada yochun & jaejoong <333 jdi tambah excited nih🙂
    aku tunggu kelanjutannyaa..
    semangatt!!

  19. YurisistablePearl(Bilqis Raudya) berkata:

    Wah bagus eonnie,,, ceritanyya menarik,,,,,,,
    Like,,Like,,Like,,
    Eonnie,, jangan di protect ya,,,,,please*aegyo
    Wah,, ada sooyoung juga,,,,yeee,,, 2 biasku nongol nih,,,,(yuri&soo)
    Apa lagi, yulnie co2k bgt kalau pake baju pramugari,,,,,,,,,,,wahh*wah2mulu dri tdi,

  20. Nadia KrisYul HunYul Shipper berkata:

    Hohoho… sepertinya author sudah membuatku jatuh cinta pada FF ini😀
    Jangan protect FF ini authornim… jebal… /gwiyeomi/
    Aku udah komen…😀

    Aku tunggu par 1 nyaaaa…. ‘ㅅ’

  21. YoonYuladdicts berkata:

    annyeong author, mian aku telat komen ya🙂
    castnya yuri yoochun ya? jarang bgt ada couple ini, nice ff.. ditunggu part 1nya thor, tapi jgn lama lama yaa…
    keep writitng😀

  22. yuri kyuhyun, gikwang jihyun hyunseung and bomi myungsoo couple 4ever berkata:

    Ciee ciee Yoochun sekali liat yuri langsung jth cinta pertama neh ada oppa jaejoong jga bias utama di jyj hehehe ke dua baru yoochun di tunggu part 3 nya kak

  23. yulhun shiper berkata:

    wah…bagus nih kayaknya ceritanya.. tp aku gak tau tuh yoochun itu siapa?sm jaejoong siapa?tp aku akan nyari di google biar bisa tau dan kerasa yoochun; nya sama jaejoong…tp ini masih on going ya?gk apa deh aku akan sabar nunggunya..sementara baca yang part 1 2 3 dulu baru baca VIBRANCE hehe…

    lari ke part 1

  24. LUNAISTRISEHUN berkata:

    Am back nyuun…
    Kayaknya gue gabisa berhenti baca ff lo deh .. haha.
    Se be ner nya… gue suka ff yang bahasanya ringan begini..
    Berasa nonton drama korea soalnya ahahah. Ini bagus nyun …
    Tapi ada yang keliru satu … harusnya nama wanita cantik pemilik diary itu adalah keyzaluna sih hahah /ngarep

    Disini bakalan ada emak juga ya nyun?? Omaygawd…
    Emak jeje lebih cantik dari yuri nyun …. elu salah pilih cast kayaknya ngahahah
    Oke back to story nya ya…
    Plot yang kamu bikin… trus kata katanya hampir selalu tanpa cela …
    Selalu bikin gue mikir ‘oke abis ini ada apa?’ ‘Abis ini mereka ngapain?’ Dan gue suka itu… mau ngomong apalagi ya..
    Oya… YOOCHUN JADI AKTOR BEGITU AJA BELAGU AMAT SIH … CIH. BELOM TAU SYAHRINI SIH LU CHUN … JADI BELOM ADA YANG NYAINGIN … /kalem/
    Kalo gue jadi sutrasaranya … gue ogah pake artis yang angkuh galak sombong macem yoochun … mending make abang manajer hyunkyun deh.. /apasih

    Bdw ff ini bikin gue mikir… pramugari yang ada di pesawat yang biasa di tumpangin sama kpop idol kayak gini juga kali rasanya yak haha. Berubah semua namanya jadi HERI : HEBOH SENDIRI HAHAHAHAHAH

    SEKIAN AH KOMEN DARI SAYA.
    SALAM KETJUP
    LUNAISTRISEHUN

  25. pippo3399 berkata:

    Annyeong hasimika~
    Reader baru di mari.

    Jarang nih ada pairing YC sama Yuri. Makanya tanpa mikir langsung baca. /padahal karena ada bang chun/ ahaha.
    Bagus ngepngepnya. Jadi penasaran mereka gimana romancenya.

    oke sekian komen di part ini. Lanjut ke part selanjutnya~

  26. Silvermist Shimmer (@NissABC) berkata:

    Baru sempet baca the stewardess hari ini,setelah sebelumnya sibuk nungguin vibrance :D*telat banget*
    Ceritanya asyik,bikin ketawa pas lagi baca,apalagi si Yoochun “angkuh” banget disini -_-.Ngakak pas baca kalau tas yoochun talinya lepas-kaya apa tuh ekspresinya coba :v
    Uah,,yul eon jadi pramugari,gak kebayang tuh yeppeo-nya /cengo/
    Last,run to part 1>>>>>>>>

  27. Tansa berkata:

    Sebenernya udh baca part ini 2 hari yg lalu dan bacanya juga ngebut *curhat
    Ceritanya buat aku ketawa-ketawa ga jelas di malam hari
    Hehehe

  28. Pangeran sarda berkata:

    wkkkkkkks,is very very very good,aku sampai ketawa ketawa sendiri,wkwkwk
    kaknyun help me, aq terus senyum senyum sendiri,biar gak gaje mending cabut ke part 1…,

  29. Nikita Tirta berkata:

    Kita brtemu di langit biru bkan krana kita burung tpi krna kapal terbang yg m’bwa kita tempat yg ingin kita tuju.

    Kita sama2 jatuh tpi bkan jatuh ketanah tpi jatuh cinta yg dimulaikan di langit biru…

  30. sinta dewi berkata:

    Aah dah bberpa hari ga baca ffny nyun jd kangen… baca yg ringan2 dulu deh…so langsung lanjut next part ya…

  31. Lulu Kwon Eun G berkata:

    seru kayur,,, ide cerita.a menarik,, ^^
    tp klo yg nulis kayur mah emg sllu menarik sh..😀
    aq penasaran ama kelanjutan YY couple hehe, suka peran.a Yuleon jd pramugari.. cucok dah

    izin baca part2 selanjutnya ya eonn.. gomawo..

  32. JaenaPark berkata:

    Halo kak nyun.. setelah sekian lama aku hiatus, akhirnya aku bisa kembali berkunjung ke blog ini.. dan aku kembali dengan ID yg baru.. hehehe..
    Biasanya aku lebih sering baca ff kakak yg menegangkan, yg sering ada adegan tembak-menembaknya, tapi mungkin kali ini agak gimna gtu, makanya aku nyoba baca ff yg ini.. dan walaupun bahasanya ringan, tapi ini kak nyun bangettt.. hahahhaah, yoo chunnya udh terpesona pada pandangan pertama ini mah namanya.. udh ah, langsung cuss ke part selanjutnya aja..

Leave your review, don't treat me like a newspaper.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s