[FICLET] SASAENG

Sasaeng

SASAENG.

Starring :

Byun Baekhyun of EXO | Jung Daehyun of B.A.P | Kwon Yuri of SNSD

.

AU! Crime, Dark, PG-13

.

This story is purely mine. Cast own by the official owner, i have no rights for commercial use. Thank you you do not copy and paste this fic without my permission.

Happy Reading!

.

.

Jung Daehyun tidak pernah mengeluh bahkan untuk satu hari dalam hidupnya. Tapi hari ini ia baru saja melemparkan roti gandumnya ke sembarang arah sembari memaki benda dua dimensi berupa lembaran kertas di atas mejanya. Masih bersungut-sungut di sofa, ia membolak-balikkan kertasnya frustasi.

“Entahlah. Aku tidak yakin.” Katanya. Dari bibir merah muda Daehyun baru saja keluar uap-uap kedinginan yang ia tahan selama berjam-jam. Langsung saja ia merapatkan mantelnya dan menggosok telapak tangan beberapa kali. “Ini tidak mungkin.” Imbuhnya lagi.

Matanya masih belum menemukan ritme gerakan normal setelah ia beberapa kali ia terbelalak tidak percaya atas sederet huruf yang dirangkai pada kertas yang digenggamnya. Lain dengan Daehyun, Ekspresi Baekhyun masih berada pada ambang normal. Menyesap kopi setiap semenit sekali, Baekhyun masih bisa menggunakan otaknya dua kali lebih efisien dibandingkan Daehyun yang cenderung lebih banyak menggunakan mulutnya.

“Dilihat dari sudut pandang manapun, bukti ini sudah cukup kuat.” Baekhyun meletakkan secangkir caramelnya dan mulai menanggapi keluhan demi keluhan yang terbang dari mulut Daehyun.

“Tapi ini hanya sebuah surat yang belum tentu keabsahannya!” Tukas Daehyun. Baekhyun mengangguk sebagai respons. Senyuman tipis mencuat dari kedua bibirnya. “Baca dengan lebih teliti kali ini. Kasus ini memang pembunuhan.”

Daehyun masih belum sepenuhnya terserap sempurna ke dalam kesimpulan yang dibuat Baekhyun, rekan detektifnya. Bagi Daehyun, sangat tidak masuk akal jika kasus yang sedang mereka tangani hari itu adalah kasus pembunuhan.

“Ini menjadi sangat lucu. Kasus bocah Kwon Yuri ini sangat lucu!”

“Memang.” Sahut Baekhyun. “Jadi kenapa kau tidak mulai tertawa sekarang?”

.

.

I The Letter|

01-14-2014

Aku Kwon Yuri. Mungkin pertama kalinya aku menulis hal-hal tidak penting seperti ini, tapi sungguh, ini di luar kendaliku. Aku tidak memunyai pilihan banyak sejak aku begitu terkenal di Korea. Aku tidak bisa menggunakan peralatan elektronik terlalu sering karena jadwalku, aku tidak bisa banyak berbicara dengan keluarga dan orang-orang terdekatku, aku tidak bisa berjalan kemanapun sesuka hatiku, aku tidak bisa banyak terjaga di saat aku ingin karena aku terlalu mengantuk, aku tidak bisa mengeluarkan apa yang ingin aku katakan jika aku ingin.

Semuanya berada dalam kotak-kotak aturan main yang sebenarnya begitu membelenggu.

Tapi jika kupikirkan sekarang, hal-hal tersebut bahkan tidak ada seberat atompun dari keseluruhan hal-hal mengerikan yang kuhadapi.

Mungkin aku akan menceritakan ini.

Sasaeng.

Mereka lebih mengerikan dari sekadar namanya.

.

.

02-15-2014

Mereka mengikutiku kemanapun aku pergi. Jika hanya mengambil beberapa gambarku dan mengabadikannya di dalam ruangan pribadi mereka aku masih bisa terima. Tapi sasaeng yang mengelilingiku jauh lebih menakutkan dari pada itu.

Mereka bahkan tahu nomor pin apartemenku. Mereka menyadap ponsel dan seluruh peralatan komunikasiku. Mereka bebas keluar-masuk ke dalam kamarku dan mengambil berbagai pose di saat aku tertidur tanpa kuketahui. Mereka mencuri beberapa pakaian dalamku dan juga foto-foto keluargaku. Mereka memasang foto-foto mereka di kamarku. Mereka mengirimkan sarapan setiap pagi dengan sebuah tabung isi cairan (yang belakangan kuketahui sebagai urine-ku sendiri). Mereka bahkan tahu nomor rekening Bank-ku bahkan nomor-nomor pin rahasianya.

Mereka tahu segalanya, bahkan hal-hal kecil yang selalu luput dari pandanganku.

Belakangan, mereka bahkan berani muncul di bathtubku dan mengambil beberapa gambar ketika aku mandi. Mereka tersenyum kepadaku setelahnya dan berjanji bahwa mereka akan merahasiakannya. Ah, dan beberapa kontak pria (termasuk ayahku sendiri) telah hilang dari ponselku tanpa kutahu, dan kurasa ini pekerjaan mereka juga.

Aku frustasi.

Bagaimana aku bisa hidup seperti ini?

Apa yang mereka pikirkan?

Apakah mereka manusia?

.

.

03-13-14

Lucu sekali hari ini. Aku yang tadinya dengan gagah berani memegangi sebuah pisau kecil untuk mengusir sasaeng, dalam dua detik dilumpuhkan dengan sengatan listrik tiba-tiba. Aku terkejut.

Sasaeng telah menyiapkan diri mereka untuk berbagai kemungkinan yang terjadi dan aku akui, aku ketinggalan beberapa langkah.

Mungkin aku sempat tidak sadar selama beberapa jam, karena selanjutnya aku melihat lampu dinyalakan dan gorden apartemenku tertutup sempurna. Aku bertaruh kala itu sudah malam.

Untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku bisa melihat wajahnya. Seorang pemuda yang terlihat seperti dongsaeng untukku. Dia tidak buruk rupa, aku berani bersumpah!

Wajahnya sangat menawan dan untuk tatapan singkatku pada manik hazelnya, kupikir dia adalah aktor atau semacamnya.

Aku mengerjapkan mata dan semua dugaan itu pupus ketika sebuah pisau teracung manis di pipiku. Pemuda itu membuat luka sayatan melintang dari dekat hidung hingga ke telinga. Perih, aku bahkan bisa mencicipi darahku sendiri di bibirku. Rasanya, entahlah. Aku hanya bisa merasakan satu rasa saja saat itu.

 Takut.

Jangan mencoba melukaiku karena aku bisa melukaimu kapanpun aku mau. Kau milikku, Kwon Yuri. Kau milikku.

.

.

03-15-14

Aku sangat takut. Aku takut sekali! Apa yang harus kulakukan! Apa yang harus kulakukan! Pemuda itu dan pisaunya…

.

.

| End of Letter |

.

“Aku tidak tahu jika aktris terkenal seperti Kwon Yuri akan berakhir seperti ini,” Daehyun menghela napasnya setelah ia membaca ulang resume surat di tangannya. “Tapi itupun jika surat ini terbukti keabsahannya.”

Baekhyun membuat suara berisik di atas meja kayu dengan buku-buku jarinya serta cincin batu giok hijau terang yang ia dapatkan dari India. “Aku berani bertaruh ini asli. Kau sendiri yang menemukannya di rumah Yuri, bukan? Tidak ada alasan surat ini tidak asli kecuali kau sendiri yang mengarang ceritanya.”

“Nah betul bukan! Itu contoh kecilnya, Baekhyun-a. Bagaimana jika aku, atau memang ada seseorang yang menyelinap masuk ke dalam apartemen itu dan merencanakan segalanya dengan matang agar kita menduga seperti apa yang kau dan aku pikirkan sekarang?”

“Oh itu tidak mungkin. Kamera pengintai jelas-jelas ada di sana dan merekam semuanya. Ini sangat jelas. Baik korban dan tersangka berada di apartemen Kwon Yuri dan tidak ada orang lain yang keluar-masuk dari sana selama jam kejadian.”

Daehyun memijit dahinya. “Tapi kenapa aku merasa ini sangat… err… mengejutkan?”

Baekhyun tertawa dan menepuk pahanya sendiri. Kepalanya ditelengkan ke lain arah kemudian kembali ketika ia sudah siap dengan beberapa kata.

Yeah, itulah manusia. Siapa yang sangka jika sasaeng bisa melakukan semua hal mengejutkan itu pada Kwon Yuri,”

Baekhyun meraih cangkir kopi dengan jemari lentiknya. Perlahan ia menggoyangkan cangkir itu searah jarum jam hingga caramel di dalamnya beriak dan sesekali percikan airnya melompat ke udara. Daehyun menatap lurus Baekhyun tepat pada iris matanya. Kemudian ia menghela napas dengan sangat frustasi sembari memijit kembali dahinya.

“Dan siapa yang sangka, ternyata Kwon Yuri juga bisa lebih mengejutkan lagi.”

.

.

03-15-14

Aku sangat takut. Aku takut sekali! Apa yang harus kulakukan! Apa yang harus kulakukan! Pemuda  itu dan pisaunya… Tidak! Aku baru saja membunuhnya!

.

.

[ f i n ]

DO COMMENT IF YOU USED TO READ THIS. THANK YOU. [sorry for the capitalized]

74 thoughts on “[FICLET] SASAENG

  1. elny si yul+hun+han shiper berkata:

    hah…yuri yang ngebunuh sasaeng?
    ini dia nih yang aku sebel…
    SASAENG emang gitu eon…kan kalo sasaengnya berlebihan itu berarti bukan salah yuleon dong~

    amazing banget dah fanfic nyun eon…bikin orang emosi kadang marah2 sendiri kadang nangis kadang ngakak… daebbak banget dah nyun eon ^^

  2. SSY_ELF berkata:

    awalnya aku kurang ngerti Eon.. kenapa duo-Hyun memperdebatkan surat/diary Yul-eon? bukannya nyelamatin Yul-eon dari sasaeng? Ternyata…
    O.O memang mengejutkan! gak nyangka juga YulEon yg bunuh tuh sasaeng…! tapi yah itu kan buat ngelindungin diri, jadi cukup wajar sih..
    “sasaeng emang menakutkan…!”

    btw, aku suka posternya eonni^^ Baekhyun oppa ganteng bgt><
    ok, eonni.. sekian cuap2 aku disini..

    Eonni Jjang!!

  3. minyul generation berkata:

    Ngeri baget cerita a,,
    Wajar aj yuri kek gitu,, dy kan mw nyelamatin diri,, sebelum yuleon d bunuh, yuloen duluan bunuh s saesang,,
    Daebak!! Keren eon

  4. minyul generation berkata:

    Ngeri baget cerita a,,
    Wajar aj yuri kek gitu,, dy kan mw nyelamatin diri,, sebelum yuleon d bunuh, yuloen duluan bunuh s sasaeng,,
    Daebak!! Keren eon

  5. NIZA berkata:

    ya ampun kirain yuri onnie, yg mti….
    tpi trnyata dia yg ngebunuh tohhhh…
    d tnggu ff yg lainnya

  6. dede berkata:

    Hay kak nyun,,,

    Hah? Jadi yang ngebunuh yuri?
    Wajar ya frustasi kali dia itu, sasaengnya kelewatan euy, masak iya sampe segitunya. Bisa bisa gila sendiri deh ngadepinnya_-

    Kak ini keren😀

    Semangat terus ya kak nyun :))

  7. dede berkata:

    Hay kak nyun,,,

    Hah? Jadi yang ngebunuh yuri?
    Wajar ya frustasi kali dia itu, sasaengnya kelewatan euy, masak iya sampe segitunya. Di kasi sarapan tapi sarapannya urien sendiri, pas mandi tiba tiba muncul dari bathup, huh ngerinya ituuuuu, tak terbayangkan. Bisa bisa gila sendiri deh ngadepinnya_-

    Kak ini keren😀

    Semangat terus ya kak nyun :))

  8. Anonym berkata:

    Wow ditwist begini jadi ngga terduga, kirain si yuri yang dibunuh ternyata dia yang bunuh, speechless aku -_-

Leave your review, don't treat me like a newspaper.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s