[VIGNETTE] WITH YOU

WITH YOU

Jung Jinyoung B1A4 & Kwon Yuri SNSD

in

WITH YOU

{ Fluff, AU, G, Romance }

Warning : Age manipulation!!!

.

.

.

Masih dengan segelas penuh caramel macchiato di tangan, aku mendudukkan diriku di atas sebuah sofa empuk, bersungut-sungut. Tiga puluh menit sudah kubuang percuma di tempat yang sebenarnya tidak akan menjadi favorit bagi manusia super sibuk seperti aku. Kafe.

Godaan sambungan internet nirkabel gratis dengan kecepatan dewa ataupun para gadis yang berpakaian layaknya para model di Runway Houte Couture, belum cukup efektif untuk mengenyahkan kejenuhan yang senantiasa menjalari tubuhku setiap sekonnya.

Adalah suatu kebiasaan bagi Kwon Yuri untuk terlambat dan kebiasaan untukku yang selalu menunggunya.

Meja di depanku sudah berganti tuan sebanyak dua kali dan aku melirik kembali arlojiku—memperhitungkan kemungkinan aku akan enyah dari sana. Beruntung bagi gadis sialan itu, dia datang sebelum aku bahkan sempat mengedipkan mata.

“Maaf, aku memiliki sedikit masalah dengan transportasi.” Katanya. Oke, setidaknya dia tahu bagaimana cara meminta maaf. Yuri duduk di depanku sementara ekspresiku tidak jauh dari rasa cuai yang kentara. “Jadi, bagaimana?” Katanya.

Kala itu ia sudah memesan secangkir americano tanpa gula kepada seorang pelayan yang kebetulan melintas di dekat kami. Yuri sebenarnya memiliki figur yang sangat baik, wajah menawan dan juga kepercayaan diri tinggi. Didukung oleh bakat alam untuk menarik perhatian pria, rasanya makhluk sialan ini memang sempurna (jika saja aku melupakan bagian di mana ia menari dengan sebuah pipa bekas ketika ia mabuk beberapa malam lalu.)

“Kau tahu ini tidak benar, bukan?” Ujarnya lagi. Saat itu aku memastikan diri untuk tidak bertemu dengan matanya. Sekali mata kami bersirobok, maka dipastikan aku tidak akan keluar dengan ekspresi normal dari kafe itu setelah apa yang kulakukan padanya beberapa hari lalu.

Aku menyukaimu. Sangat.

“Ya, dan aku di sini karena itu.” Jawabku. Aku tidak ingin membiarkan memoar hari itu menyuruk kembali ke dalam ingatanku dan membuat wajahku memerah (lagi) di hadapannya.

“Kau ingin menarik ucapanmu kembali?”

“Tidak. Aku malah ingin mendengar jawabanmu.”

.

But, everything means nothing
If I ain’t got you

(BAP – With You)

.

Aku telah bersikeras bahwa aku tidak akan pulang sebelum mendapatkan jawaban darinya. Tapi gadis ceroboh itu juga tidak mau merendahkan kepalanya dan mendengarkan aku. Asumsinya masih sama seperti tiga hari yang lalu ketika aku menyatakan perasaanku, jika katanya aku tidak bercanda, maka aku sudah gila.

Inginnya kucium saja bibirnya hari itu dan tidak kubiarkan ia mengolok-olok perasaanku menjadi seperti acar basi seperti ini. Memang pelik menyukai gadis yang isi kepalanya hanya sedangkal gelas limun.

Meskipun masih diguyur perasaan kecewa, perjalanan pulangku ke rumah sedikit terobati ketika dengan polosnya ia mengirimiku sebuah pesan singkat. Pertama kali aku membacanya, keningku berkerut tidak sempurna—menunjukkan bahwa krim anti penuaan diniku tidak efektif.

Jinyoung Oppa, aku memiliki sebuah soal matematika mudah untuk kau pecahkan. Kirimi aku jawabanmu jika kau sudah yakin. Kalau kau berhasil memecahkan yang satu ini, aku akan memberitahukan pendapatku soal pernyataan cintamu.

Sampai di situ saja.

Aku ingin mengetikkan pesan balasan pada gadis itu, tapi pesan lain sudah muncul terlebih dahulu dan menyita seluruh perhatianku. Tanpa perintah, syaraf-syaraf otakku memerintahkan tanganku untuk bekerja dan mengetikkan angka sebagai balasan pesannya. Aku menunggu jawaban lagi, tapi ia tidak membalas.

Aku sengaja memarkirkan kendaraanku di halaman parkir sebuah toko kecil untuk berjaga-jaga kalau-kalau ia langsung meneleponku, tapi nihil.

Telepon itu tidak pernah datang.

Sekalinya ponselku berbunyi nyaring adalah momen ketika aku mendapatkan balasan pesan mencengangkan darinya.

Aku mengusap tengkukku. “Kali ini apa lagi yang ia rencanakan?”

.

Oppa, jawab ini : 1 + 2 = ?

 

Kau mengerjaiku? 1 + 2 = 3!

 

Ah, sudah kuduga. Salah. Silakan mencoba lain kali. Atau kau bisa menyerah dan bertemu denganku sekali lagi di kafe tadi.

.

The hope in my heart disappears slowly as well

(BAP – With You)

.

“Tidak bisa! Tidak mungkin! Apa ini semacam trigonometri dasar?”

Aku mencoba dengan rumus rumit untuk soal matematika yang terlihat mudah ini. Apa sih maunya gadis itu? Tidak puaskah dia dengan mengulur jawabannya padaku sementara aku sudah hampir gila menunggunya?

Ini kisah cinta macam apa sih?

Apa tidak ada skenario yang lebih elegan lagi untuk kujadikan drama kisah cintaku? Penulis kisah ini siapa? Apa dia tidak bisa membuat kisah semacam Romeo dan Julliet untukku?

Eh, Oke, kalimat terakhir tadi itu bisa kau lupakan. (Aku tidak ingin mati minum racun di usia semuda ini.)

Jadi rasional sekali jika aku sekarang duduk di kafe sembari mengalami kembali sensasi menunggu keterlambatan seorang Kwon Yuri. Oke, aku menyerah. Jika satu ditambah dua bukan tiga, maka ini bukan matematika.

Kalau bukan matematika, maka ini pastinya sesuatu yang hanya gadis sialan itu yang tahu.

“Maaf, aku memiliki masalah dengan transportasi.” Gadis itu muncul di depanku dengan rambut hitam yang berantakan. Ia merendahkan salah satu bahunya seraya menarik kursi. Lantas ia memesan americano setelah puas menatapku.

“Mengapa aku merasa seperti deja vu?” Kataku. Tanganku menyusup ke dalam saku serta keluar dengan sebuah kertas kecil dengan salinan soal matematika yang sudah ia berikan padaku. Yuri menatapnya sebentar, ekspresinya masih apatis ketika aku menggeser kertas itu lebih dekat ke arahnya.

“Tidak bisa atau tidak tahu?” Tanyanya. Telunjuknya bermain di sekitar secarik kertas tersebut. Aku menggeleng sebagai respon paling cepat, kemudian menjelaskannya dalam kalimat setelah itu.

“—ini bukan sebuah rumus, bukan sebuah soal rumit. Jika ‘tiga’ bukan jawabannya, maka pastilah ini tidak ada kaitannya dengan matematika.” Tutupku. Yuri dari tadi hanya mengangguk ketika kupaparkan beberapa kemungkinan jawaban yang bisa kuberikan. Tapi semburat ketidakpuasan, kulihat betul setelah aku selesai bicara.

“Jelas sekali kau tidak bisa dan tidak tahu.” Katanya, membungkus semua paparanku. Tidak ingin berdebat, kuiyakan saja.

Americano-nya kemudian datang dan menengahi meja kami. Biasanya dia akan menggeser cangkir itu lebih dekat dengan tubuhnya, tapi kali ini ia hanya memandanginya sekali-sekali. Wajahnya terkesan menimbang-nimbang ketika ia melihat buih di atas americano-nya. Lalu sekali lagi, perhatiannya terpusat penuh pada secarik kertas yang kuberikan.

“Karena kau seperti ini, aku agak kecewa. Kupikir kau tahu segalanya. Tapi kau hanya tahu yang menurut otakmu benar.”

Hm?” Aku mengerutkan dahi.

“Ini soal sederhana. Sesederhana perasaan kau padaku atau perasaanku padamu. Sebenarnya jika kau berhasil memecahkan ini, kita tidak perlu duduk seperti orang bodoh di tempat ini lagi. Mungkin saat ini kau sudah mengajakku ke Namsan atau sekadar menonton film romantis di bioskop.”

Sementara mataku masih menghadirkan kebingungan, tangan Yuri sudah teracung di udara. Seorang pelayan datang dan pergi setelah Yuri membisikkan sesuatu. Pelayan tadi akhirnya kembali dengan sebuah pena, sesuai permintaan customer-nya.

Yuri menundukkan kepala, dan menatapku dalam-dalam.

“Kau ingin jawaban? Maka kujawab.” Tangannya dengan lincah menggoreskan tinta pena di secarik kertas yang kubawa. Tidak sampai satu detik, ia telah selesai dan berdecak kagum atas keahlian menulisnya.

“Seperti perasaan kau yang sederhana, perasaanku juga sangat sederhana. Jika kau mencintaiku maka aku sudah lebih dulu mencintaimu. Itulah esensi dari soal matematika ini.”

Lucu sekali mendengarkan ia berbicara sementara aku bahkan tidak sepenuhnya mengerti dari implikasi soal tersebut pada jawaban cintanya padaku. Oke, setidaknya aku tahu bahwa ia baru saja mengatakan bahwa ia mencintaiku.

Sensasinya menjadi lain. Aku harusnya berjingkrak-jingkrak bahagia lantas menciuminya. Namun karena soal brengsek itu, mau tidak mau aku harus duduk dan menuntaskan rasa penasaranku. Aku membaca jelas air wajahnya yang seolah sedang mengolokku dengan senyuman fantastisnya.

“Singkatnya, ketika kau mengatakan perasaanmu, perasaanku sebenarnya sudah begini. Ini dinamakan persamaan dasar. Dasar dari yang paling dasar.”

Yuri menggeser kertas itu mendekat. Aku melihat sebuah tulisan rapi di sebelah tulisanku yang terkesan berantakan. Ia bahkan menambahkan sebuah kalimat ejekan di belakang tulisannya.

Jika seseorang bilang matematika adalah hal yang eksak dan pasti. Maka itu benar. Jika seseorang mengatakan matematika itu rumit, barulah itu tidak benar. Aku berpikir semalaman hanya untuk mencari sebuah jawaban dari 1 + 2, lalu gadis ini duduk di hadapanku, memesan americano dan memecahkannya dalam waktu kurang dari lima detik.

Aku berdecak kagum tapi lebih banyak terenyuh.

Aku membaca tulisannya ketika perutku telah dipenuhi dengan kupu-kupu.

1 + 2 = ?

1 + 2 = 2 + 1.

Jika kau mencintaiku = Aku mencintaimu.

Begitu saja kau tidak bisa?

.

.

Forever With You, I’ll be by your side until always.

(BAP – With You)

.

.

FIN

87 thoughts on “[VIGNETTE] WITH YOU

    • bapkyr berkata:

      Dapat dari guru matematika pas aku sma. Orangnya killer. Haha. Tapi dia justru yg menginspirasi cerita ini. Mantap ya beliau emang hebat

  1. winda berkata:

    uuuhh jinyoung oppa *-* yuri unni unyu unyu gmnaaaa gitu (?) aku jadi senyum.senyum gaje ditengah malam (?)

  2. Tetta Andira berkata:

    Wahh~ bener” fluffy ! Ringan & sangat manis🙂
    Kmu emng sllu total kalo nulis , Nyun .. Kaka suka banget !
    ahh~ paling suka kalo udh ada tokoh yg ngegambarin seorg Kwon Yuri . Apalagi dy seorg namja😀
    Uhh ,, makhluk sialan ? Ommo~ bt kau menyukai si “makhluk sialan” itu , Jinyoung !! Ckckk -_-
    Jd inget vibrance , Nyun . Pas nemu kalimat “… sedangkal gelas limun” hha~
    Suka karakter Jinyoung’x . Yg suka sama Yuri bt sllu menyebut’x -meski gak lgsg- dgn sebutan “makhluk sialan” atau “gadis ceroboh”😀 apalagi pas liat dy sering banget ngucapin “ingin’x kucium saja ..” “harus’x aku mencium’x ..” Bkin kaka jd mikir~ dy ky’x obsesi banget sama bibir’x Kwon Yuri xD
    Itu ,, ttg soal matematika~ sllu deh .. Applouse meriah buat kamu . Yg bisa masukin deretan angka jd rumus hati /apamaksud?/abaikan
    Gak tau ngomong apa lg . Sllu ky’ gini kalo abis baca ff kmu . Suka bingung sndiri ngeluarin kalimat” tepat buat ngasih apresiasi ke kmu🙂
    Bt untung’x kmu ngerti bahasa kaka yg suka aneh & alay” gitu . Hha~ /tertawakandirisendiri/
    Sllu , gak bosan & gak akan prnh bosan buat blg agar ttap smangat ! Makin bersinar ! Sllu penuh warna dgn tulisan”mu . & psti’x jgn brhenti buat trus menyalurkan hobi & bakat -tdk terpendam- milikmu🙂 143 , Nyun-chan ..

    • bapkyr berkata:

      Waduh kak yg harus diapresiasi mah tentu aja Yuri sendiri soalnya dia emang cakep sih miss perfecto bangets. Itu inspirasinya juga bukan dari aku tapi dari guru matematikaku yg super duper killer. Tiba tiba keingetan aja jd pengen buat fiksinya hehe.
      Makasih kak Tetta udah baca

  3. Cynthia berkata:

    hahhahahha eonni selalu buat kisah yg lucu kok.. 1+2 = 2+1..
    hahahhaha.. kmrn soal angka i love u itu skr angka lain. hehhehehehe..
    seru2 tp sayang bgt endingx cm duduk dicafe g kencan😦
    dtgu ff selanjutx😀
    dtgu ffx yg masih on going jg ya.. hehehehhee..
    fighting!!!!!!

  4. tha_elfsone berkata:

    Yeyey..akhirnya yuri d pairing’n jinyong🙂
    Ahh payah niih jinyong Oppa masa d kasih soal ma yul g bisa jawab..heheh
    Ceritanya unik dan seru nyun..
    I like this nyun..🙂
    Pokoknya suka bnget..bnget..🙂

  5. Yhyemin_ berkata:

    aaahhh jinyounggggggg#fangirl kumat ceritanya maniss bgt…..
    Ada rumus cinta bru nie..
    Suka bgt karakter Yuri ma Jinyoung.lain kali buat yg ada Gongchan nya ya kak,..kkk~

  6. beninglaras berkata:

    Kanyuuun, aku sbnrny kurang familiar sm si jinyoung B1A4 inii.. tp2 krn ceritamu sweet bangeetz, jd lah aku ngayal2 sndr smbil senyum2.. trus googling2 muka jinyoung.. cucok y boo.. cocok sm yurii!! (Smua jg pasti cocok slama itu yuri ceweny) #ultimatebias
    Lg2 kanyun bikin ff yg pke angka2 atau rumus2, tp tetep klo g djlsin aku jg g bakal bs jwb.. hehehe..

    Kyeoptaa ff ny kanyuun.. lanjutkan karyamu yaa.. fight!!

    • bapkyr berkata:

      Laras heloww makashi yha udah baca meski ga familier sama jinyoung. Btw aku juga ga familier sih hahahaha cuma suka liat dia aja kalau b1a4 lg perform.

  7. Sjelfeu berkata:

    aiih hahaa
    ceritanya ringan mirip ky ff yg 143 – 224
    kereeen
    omong2 msh bnyk ff yg blm di baca duh,
    bnyk bgt yg baru kykny seru, menarik =D

  8. Kwon Yul Yul berkata:

    Aku kira jawaban dari 1+2 =.. Itu bakalan ribet, eh gak taunya simple banget, kak nyunn bisa ajadeh buat aku senyum senyum😀 , suka suka suka #alaupinipin ama ff bergenre kaya gini , daeebbaaakkk..

  9. mellinw berkata:

    Yuri gak pernah sama sekali dapat peran gak keren di ff kakak . Pasti kereeeeennn banget .

    Aku sukaaa skali . Ini romantisss . Dijadiin sequel enak kali yaa kak . Nyamnyamnyaaamm

  10. ima berkata:

    waaa~ daebak daebak
    ceritanya ringan tapi romantis banget… setting tempat’a di kafe juga bikin ceritanya makin so sweet. eonni tau aja nih kalo aku lagi suka sama jinyoung gara-gara MV Lonely.
    Yuri & Jiyoung –> Couple Baru❤
    sering-sering ya bikin cerita kayak gini
    semangat eonni \(^_^)/

  11. tarhy94 berkata:

    so sweatt bngett…^_^
    nyunn unnie aq CoPas Kta” yang in yah”Sperti prasaan kau yg sderhna,Prsaanq jga sngat sderhna,Jika kau mncintaiku,mka aq sdah lbih dlu mncintaimu” aigooo…Fforitt guaa nihh kta” …^_^

  12. sherliewijaya04 berkata:

    Annyeong eonni ceritanya daebak banget deh ah romantis banget yul eonni sma jinyoung oppa nya ditunggu ya eonni ff yang lainnya sma next part nya klise:unstoppable nya ya eonni
    Keep on writing eonni
    Fighting

  13. Luluu berkata:

    Kaknyun~~~ lucu deh ceritanyaaaa!!! Yuri ide deh #plak tapi idenya sweet❤ hehehe..1+2=2+1 artinya kau mencintaiku = aku mencintaimu kyaaaa~😄
    ah suka bgt sama ide ceritanya.. hehe.. keep writing kaknyun~~

  14. nadiyavirgi berkata:

    Gaktau mau komen apa lagi kaknyun;A; semua ff kakak emg keren2. Aku udh muter otak sana sini nyari hasilnya eeeeetdah tau nya jwban nya gampang bgt. Kena skak mat -___-

  15. sevy berkata:

    eonni suka matematika yah? kenapa ffnya selalu berhubungan dengan angk sebelumnya 224.143
    yang bener bener bikin aku pusing setengah mati. dan sekarang 1+2= ?.
    ya ampun eon…, eonni emang daebak…………..
    next eon ff nya… fighting…

  16. wyfexokingdom berkata:

    Aku bngung :s tapi ceritanya bgus kok… aku bingung krena ada rumus matematiknya, sedangman otakku selalu konslet jika melihat angka2 itu. Huh, mian e kak nyun. Tapi sari segi tata bahsa, kak nyun memang juara! Next…

  17. kwonsy berkata:

    ini ide ceritanya sm yg kek apa ya judulnya upa pokoknya pairnya yuri-jongsuk ;33 tp ini keren jugaa aku sukaa kaknyunn ;33
    next ff fighting yess ;***

  18. dreamy yeoja berkata:

    fluff nya kereeeen :p kak nyun emg jago bikin yg gini2an(?)🙂

    kak nyun, boleh request ga?🙂 aku kok pengen banget ya kak nyun bikin ff chaptered bergenre angst/dark stories trus ada drama2nya gituu… wuaah pasti kereen =D *hihi😄 sorry ya, reader banyak maunya >.< sorry juga..berhubung aku penggemar angst/dark stories so yeah… =D *

    • bapkyr berkata:

      Justru aku gak jago bikin fluff huhu
      Dark stories sudah kubikin berjudul doppelganger. Atau boleh ikutin series bitchography. Itu dark themed dan angst drama pastinya
      Makashi udah baca yg ini yha

  19. uzh-joon berkata:

    njir,, so sweet banget kak nyun..🙂
    awalnya aku juga bingung maksud dari soal kak yuri,. tapi sekarang ngerti dech.. he he🙂..
    selamat ya buat kak jinyoung & kak yuri..🙂

  20. Lulu Kwin Eun G berkata:

    so sweet… ^^ (senyum2 sndiri d kmar kaya org gila)
    ya smpun ini simple tp berkesan bgt.. kak Nyun jjang!

Leave your review, don't treat me like a newspaper.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s